Pimpinan DPR Nilai Reuni 212 Tertib

JAKARTA—Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi kegiatan Reuni 212 yang menurutnya berjalan dengan tertib. Dasco menyebut pihak penyelenggara Reuni 212 pun sudah berkomunikasi dengannya sebelum pelaksanaan kegiatan itu.
“Bahwa 212 ini beberapa unsur penyelenggara sebelumnya juga sudah berkomunikasi dengan kami, baik di DPR maupun kemudian mereka menceritakan hasil komunikasi dengan otoritas keamanan dan alhamdulillah tadi kami pantau aksi bisa berjalan tertib dan lancar sesuai dengan schedule yang ada,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12).
Reuni 212 hari ini berlangsung di hari kerja dan menyebabkan kemacetan di sejumlah ruas jalan. Namun, menurut Dasco, kemacetan yang terjadi tidak terlalu parah.
“Kami lihat karena ini tidak hari libur, tetapi kemacetan tidak terlalu parah karena peserta mengikuti aturan dengan tertib,” ujarnya.
Dasco berharap ada toleransi bagi yang mengikuti acara ataupun mengalami keterlambatan ke tempat kerja karena macet. Menurutnya, kegiatan Reuni 212 bukan sesuatu yang perlu diributkan.
”Iya kan kalau dilihat dari time schedule 08.30 WIB. Saya pikir ada toleransilah bagi yang ikut kan ini kegiatan yang menurut saya juga bukan kegiatan yang berbahaya, dan tidak perlu dirisaukanlah dan tidak perlu diributkan. Toh panitia sudah, selesai time schedule 08.30 WIB juga sudah selesai,” ucap Dasco.
“Bahwa ada keterlambatan dari yang ikut-ikut ya itu biasa keterlambatan karena macet, kemudian ada juga yang ikut acara yang juga tidak dilarang sebenarnya,” lanjut dia.
Seperti diketahui, Reuni 212 dilaksanakan mulai dari dini hari. Massa aksi mulai membubarkan diri pukul 08.25 WIB dan sempat mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan datang ke acara Reuni 212 di Monas menggunakan pakaian dinas warna cokelat. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak mempermasalahkan tindakan tersebut. ”Ya boleh dong. Masa iya dia pakai gamis. Dia pakai pakaian dinas dong karena kapasitasnya sebagai gubernur,” ucap Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, saat dihubungi, Senin.
”Dia kan gubernur, gubernur seluruh masyarakat. Dia kan diundang sebagai gubernur. Kita enggak pernah mengikat kegiatan A atau B. Lagian dia kan hadir di daerahnya sendiri,” kata Akmal.
Terpisah, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon yang juga menghadiri Reuni Akbar 212 meminta Reuni 212 tak dipandang sebagai kegiatan yang negatif.
”Jadi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh para ulama, tokoh-tolak umat Islam se­perti yang terselenggara sekarang maulid akbar dan Reuni 212 harus disikapi dengan bijaksana, harus disikapi dengan adil gitu ya. Saya kira justru itu yang akan menciptakan kedamaian, bukan disikapi dengan kecurigaan, kemudian stigmatisasi radikal dan lain-lain,” ujar Fadli seusai menghadiri acara itu. (Detik/JIBI)