Bobby Nasution Daftar Cawalkot Medan PKS Lontarkan Sindiran Soal Nepotisme

JAKARTA—Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Afif Nasution, mendaftar menjadi calon wali kota Medan lewat PDIP. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi hal tersebut dengan sindiran soal nepotisme.
”Tapi kita reformasi itu memerangi nepotisme. Saya sedih kalau tren nepotisme muncul lagi. Lebih baik kita coba belajar dari sejarah, cari yang merit sistem, dan itu sangat baik,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12).
Namun demikian, Mardani tak ingin menuduh Jokowi melakukan nepotisme. Menurut Mardani, semua orang berhak maju mencalonkan diri.
”Saya tidak ingin judgement. Semua orang berhak. Kalau sikap saya nepotisme itu adalah kemunduran bagi demokrasi Indonesia. Tapi setiap orang punya hak untuk maju,” ujar Mardani.
Sebelumnya, menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Muhammad Bobby Afif Nasution, mendaftar menjadi bakal calon Wali Kota Medan 2020-2025. Ia mendaftar ke Kantor DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara (Sumut) di Jl. Jamin Ginting, Medan.
Bobby datang ditemani oleh pamannya, Erwan Nasution. PDI Perjuangan merupakan partai yang pertama didatangi suami Kahiyang Ayu itu. Dia sudah mengembalikan formulir. ”PDIP ini menjadi partai pertama yang saya daftar,” katanya, Selasa (3/12).
Saat ditanya kenapa baru mendaftarkan diri, Bobby menyatakan, sebelum mendaftar dia mempersiapkan diri terlebih dahulu. Bobby melewatkan proses pendaftaran di DPC PDIP Medan.
”Untuk memastikan kami maju perlu persiapan. Mulai dari persiapan diri sendiri, melihat kemampuan diri sendiri sampai kita melihat permasalahan di Kota Medan,” bebernya.
Persiapan dilakukannya karena dirinya merasa sama sekali belum mempunyai pengalaman dalam berpolitik. Dia juga menyatakan mertuanya, atau Jokowi, tidak mempermasalahkan dirinya maju sebagai bakal calon Wali Kota Medan. (Detik/JIBI)