CHRISNA CHANIS CARA

INDONESIA 4-0 LAOS
Fokus Myanmar, Harap Bertemu Vietnam di Final

 

MANILA—Timnas Indonesia U-23 lolos ke babak semifinal SEA Games 2019 setelah mengalahkan Laos dengan skor 4-0 dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup B di City of Imus Grandstand, Kamis (5/12).

Di babak empat besar, Garuda Muda sudah ditunggu Myanmar yang berpredikat juara Grup A.
Andy Setyo dkk. harus merelakan posisi juara Grup B ditempati Vietnam yang di laga terakhir bermain imbang 2-2 melawan Thailand. Indonesia yang mengoleksi 12 poin dari lima laga terpaut satu poin dari The Golden Stars, julukan Vietnam. Status sebagai runner up membuat Garuda Muda bakal bersua Myanmar pada semifinal di Stadion Rizal Memorial, Sabtu (7/12) sore WIB. Adapun Vietnam bakal menghadapi runner up Grup A, Kamboja.
“Alhamdulillah, hari ini [Kamis] target pertama yaitu lolos semifinal telah tercapai. Namun kami harus segera bersiap untuk semifinal yang jaraknya hanya satu hari,” ujar Indra seperti dilansir Detikcom, Kamis.
Myanmar yang lolos dengan mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan bukanlah lawan asing bagi Garuda Muda. Pada SEA Games 2017, kedua negara sempat bertanding memperebutkan peringkat ketiga turnamen. Laga tersebut akhirnya dimenangi Garuda Muda dengan skor 3-1. Sejumlah pemain di laga itu juga masih bercokol di tim asuhan Indra Sjafri yakni Osvaldo Haay, Evan Dimas, Andy Setyo, dan Asnawi Mangkualam.
Secara teknis, Indonesia mestinya bisa membereskan Myanmar yang notabene memiliki level sedikit di bawah Garuda Muda. Apalagi Osvaldo Haay sedang moncer-moncernya dan kini menjadi top scorer sementara dengan tujuh gol. Usut punya usut, Indra Sjafri ternyata sudah menunggu skenario revans melawan Vietnam di babak final. Skenario itu mulai memenuhi pikirannya sejak dibekuk Vietnam dengan skor 1-2 di babak penyisihan kemarin. “Ya bagus. Itu yang saya mau [bertemu Vietnam di final],” ujar Indra.
Sang pelatih mengklaim siap kembali melawan Vietnam karena tim besutan Park Hang-seo itu tak lebih baik daripada timnya. Hal itu berdasarkan pengamatannya di laga penyisihan. “Anda bisa lihat, dua kali 45 menit Vietnam kesulitan bermain lawan kami. Jadi, ini hanya nasib Vietnam bisa menang. Mudah-mudahan bisa bertemu di final nanti,” kata dia. (JIBI)