Mobdin Bupati Rp1,9 Miliar, Gubernur Rp400-an Juta

MARIYANA RICKY P.D.

SEMARANG—Bupati Karanganyar, Juliyatmono, akan memakai mobil dinas Jeep Wrangler Rubicon seharga Rp1,9 miliar. Padahal Gubernur Jawa Tengah “hanya” mengendarai Kijang Toyota Innova.

Di situs resmi Nasmoco Solo, agen tunggal pemegang merek Toyota Indonesia wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, harga tipe tertinggi All New Innova tercantum Rp431 juta.
Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Wisnu Suhardono, akan melarang Juliyatmono yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Karanganyar membeli Rubicon sebagai mobil dinas jika dimintai saran. Menurut Wisnu, seharusnya paham mana yang baik dan buruk. Ia menegaskan menurut aturan hal itu tidak melanggar, tapi ada asas kepatutan.
”Kalau cc-nya, maka dia tidak melanggar. Menurut saya melanggar asas kepatutan. Di mana melanggarnya? Gubernurnya saja pakai Innova, masa bupatinya pakai Rubicon. Tapi kalau menurut aturan tidak salah, dia juga tidak bisa disalahkan,” kata Wisnu, Kamis (5/12).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menilai pembelian Rubicon Rp1,9 miliar sah menurut peraturan menteri dalam negeri (permendagri). Terlebih, apabila keuangan daerah mampu membiayai pengadaan mobil tersebut. “Ya ra apa-apa [ya, tidak apa-apa]. Kalau memang keuangannya mampu ya tidak apa-apa. Aturannya boleh,” ucapnya kepada wartawan di sela-sela menghadiri Bursa Kerja Inklusi di Graha Wisata Solo, Kamis.
Saat pewarta menyebut mobil dinas bupati yang lebih mewah daripada yang dinaiki gubernur, Ganjar tertawa. Ia justru menyebut pewarta itu sebagai provokator. “Halah provokator, hahaha,” ucapnya.
Pengamat otomotif menilai Jeep Wrangler Rubicon lebih boros bahan bakar minyak (BBM) daripada Toyota Fortuner yang selama ini digunakan Juliyatmono. Pengamat otomotif dari CVT Indonesia Reza R.F. ketika dihubungi Koran Solo mengaku takjub dengan keputusan Pemkab Karanganyar yang menganggarkan mobil Rubicon. Jip ini, kata dia, dikenal sebagai salah satu mobil boros BBM.
“Saya di Jakarta juga sudah dengar info Bupati Karanganyar mobilnya ganti Rubicon. Bagi para petinggi, mobil itu untuk gengsi memang bagus sih. Tapi memang kalau dilihat dari konsumsi BBM jip boros banget. Jauh dibandingkan mobil lainnya,” ucap dia.
Rubicon mengonsumsi BBM 1 liter untuk jarak 7 kilometer. Sedangkan konsumsi BBM Fortuner diesel 1:16 dan yang jenis bensin 1:10.
Alasan memilih Rubicon bahwa medan Karanganyar berkontur pegunungan yang terjal menuai kritik. Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Zaenur Rohman, di Kampus UGM, Sleman, DIY, mempertanyakan alasan itu.
”Nah, kalau medan di daerah tersebut sulit untuk dijangkau dengan transportasi yang biasa, artinya di daerah tersebut infrastrukturnya justru yang harus ditingkatkan, bukan justru pejabat daerahnya menggunakan mobil yang mewah seperti itu,” terangnya. (Candra Mantovani/Detik/JIBI)