MOBDIN RUBICON RP1,9 MILIAR DIKRITIK Yuli akan Respons Kritik dengan Kinerja

SRI SUMI HANDAYANI

KARANGANYAR—Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menampik tudingan kurang berempati, tidak patut, dan boros karena akan menggunakan kendaraan mewah, Jeep Wrangler Rubicon seharga Rp1,9 miliar sebagai mobil dinas (mobdin). Dia pun berjanji membuktikan kinerja lebih baik.
”Kalau orang bilang efisiensi dan harga, selama hampir enam tahun saya menjabat tidak pernah rewel soal fasilitas. Anda lihat saya setiap hari seperti apa. Nyepeda, jalan kaki. Orang nyinyir soal moralitas, kepatutan, ya terima kasih. Itu dukungan dan akan saya tunjukkan lewat kinerja jauh lebih hebat lagi,” kata Bupati saat berbincang dengan wartawan di ruang transit kompleks Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (5/12).

Menurutnya fasilitas pemerintah untuk bupati tidak sebanding dengan perkembangan Kabupaten Karanganyar saat ini. Dia mengklaim pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karanganyar meningkat di bawah kepemimpinannya, yakni 5,98%. Pemkab Karanganyar juga menyiapkan program pengentasan kemiskinan pada 2020.
”Program 2020 itu fokus penguatan institusi keluarga, menekan angka kemiskinan, dan menyiapkan sumber daya manusia. Saya akan tangani dan pimpin langsung. Kami siapkan Rp25 miliar di APBD 2020 untuk menekan angka kemiskinan. Jangan dianggap saya tidak peduli,” tutur dia.
Saat ditanya kondisi mobil Toyota Fortuner putih AD 17 F, yang biasa dipakai, Yuli, sapaan akrabnya, menyebut mobil dinasnya itu kurang bertenaga saat melewati jalan menikung dan menanjak di sejumlah daerah, seperti Kecamatan Ngargoyoso, Kerjo, dan Jenawi. ”Ini matik. Sama sekali tidak ada power dan bahaya. Kalau di tikungan dan tanjakan di daerah Ngargoyoso, Kerjo, dan Jenawi terlalu tajam. Nglepeh, bahasa Jawanya. Sering seperti itu,” tutur dia.
Yuli mengaku jatuh cinta pada produk Amerika Serikat itu, Jeep, sejak kecil. Di garasi mobil Rumah Dinas Bupati Karanganyar terdapat Jeep Cherokee 1980-an. Yuli menyebut Cherokee miliknya itu sebagai kendaraan lapangan yang gagah dan laki karena dobel gardan [berpenggerak empat roda] sehingga kuat menembus segala medan.
”Nanti sampeyan [wartawan] ikut naik [Jeep Wrangler Rubicon] kalau datang. Warnanya hitam, Jeep dua pintu. Ya sempit wong untuk empat orang. Itu kendaraan lapangan. Laki bro, hahaha. Masyarakat kalau mau lihat, naik boleh ikut. Pengalaman saya tiap hari masuk kampung, gunung yang paling ideal jip. Keren kan? Hahaha,” kata dia. (JIBI)