SEMIFINAL SEPAK BOLA SEA GAMES Indonesia Yakin, Myanmar Tanpa Beban

MANILA—Timnas Indonesia U-22 mengemas kemenangan head to head atas Myanmar yang akan dihadapi pada semifinal SEA Games 2019, Sabtu (7/12) ini. Laga kedua tim berlangsung di Rizal Memorial Stadium, pukul 15.00 WIB. Myanmar lolos ke babak empat besar dengan status juara Grup A, sementara Indonesia menjadi runner-up Grup B.
Di sepanjang SEA Games 2019, Myanmar belum pernah mengalami kekalahan.

Dalam empat pertandingan, Myanmar membukukan tiga kemenangan dan sekali hasil imbang. Sementara itu, Indonesia mencatat empat kali kemenangan dan sekali kalah.
Indonesia dan Myanmar sudah pernah saling berhadapan sebanyak 10 kali dalam keikutsertaan di SEA Games. Tim Garuda Muda unggul dengan catatan lima menang, tiga kalah, dan dua hasil imbang.
Perjumpaan pertama Indonesia dengan Myanmar terjadi pada SEA Games 1979. Saat itu, Myanmar masih bernama Burma. Dalam laga itu, Indonesia memetik kemenangan 2-1.
Kemenangan terbesar Indonesia atas Myanmar terjadi dengan skor 4-1. Hasil itu diraih di SEA Games 1987. Sementara itu, kemenangan terbesar Myanmar atas Indonesia saat SEA Games 2015. Mereka menaklukkan Indonesia 2-4.
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, mengakui Myanmar bukanlah lawan enteng. “Mereka bukan lawan yang mudah, tapi kami punya keyakinan untuk bisa mengalahkan mereka,” ujarnya dilansir pssi.org.
Indra mengatakan Myanmar sedikit diuntungkan karena punya waktu istirahat lebih panjang. Soe Moe Kyaw dkk. setidaknya memiliki lima hari jeda sebelum laga semifinal karena melakoni fase grup akhir pada 2 Desember, sedangkan Garuda Muda 5 Desember. Meski demikian Indra tak mempermasalahkan hal itu karena semua pemain diklaimnya siap tempur.
Pelatih Myanmar, Velizar Popov, memprediksi laga melawan Indonesia berlangsung sengit. Menurutnya, Garuda Muda adalah tim yang memiliki teknik dan kecepatan.
Menurut dia, Myanmar akan bermain cerdas dengan mengandalkan taktik yang tepat melawan Indonesia. Meski demikian, Myanmar tetap akan bermain tanpa beban. ”Jadi, mereka akan menjadi lawan yang sangat berbahaya buat kami. Jika mereka menemukan ruang, mereka bisa melakukan apa saja. Kami harus bermain pintar secara taktik karena Timnas Indonesia U-22 sangat berbahaya. Sekali lagi, kami tanpa beban dan akan melakukan yang terbaik,” ujar pelatih asal Bulgaria itu. (Detik/Liputan6.com/JIBI)