Jelang Pilkada 2020 Sukoharjo Dua Cabup Janji Tindak Tegas PT RUM

SEMARANG—Dua bakal calon (balon) bupati pada Pilkada Sukoharjo 2020, Henry Indraguna dan Purwadi, mulai menebar janji untuk meraih simpati.
Salah satu janji yang diberikan adalah mengatasi permasalahan lingkungan yang saat ini dirasakan warga Kota Makmur terkait pencemaran udara yang disebabkan PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo.
Hal itu disampaikan keduanya saat menggelar jumpa pers di sela-sela pengembalian formulir pendaftaran sebagai calon bupati (Cabup) Sukoharjo di Kantor DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Jl. Majapahit 44, Kota Semarang, Minggu (8/12).
Purwadi datang ke Kantor DPD PDIP bersama pendukungnya. Sebanyak tiga penari tradisional turut mengiringi rombongan Wakil Bupati Sukoharjo itu.
Tak mau kalah, Henry juga tiba di Kantor DPD PDIP juga turut didampingi puluhan pendukungnya yang menumpang dua bus.
Di ruang tunggu DPD PDIP Jateng, dua calon bupati Sukoharjo itu menggelar jumpa pers. Mereka mulai menebar berbagai janji terkait apa yang akan dilakukan jika nantinya terpilih sebagai Bupati Sukoharjo.
Salah satu janji itu adalah menyelesaikan polemik terkait pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan PT RUM Sukoharjo.
“Masalah lingkungan apa? PT RUM Sukoharjo. Saat nyaleg kemarin, saya yang berteriak paling kenceng terkait masalah ini. Kalau merugikan masyarakat, ya pasti akan saya tutup,” ujar Henry.
Meski demikian, pengacara yang pada Pemilu 2019 mancalonkan diri sebagai anggota DPR dari Partai Perindo itu tak mau gegabah.
“Tapi kita itu juga butuh yang namanya investor. Kita akan carikan solusi. Kita tidak akan membutakan diri terhadap masalah itu,” ujarnya.
Senada juga disampaikan Purwadi. Ia bahkan siap mencabut perizinan PT RUM Sukoharjo jika nanti terbukti melanggar.
“[Limbah] PT RUM itu baunya memang membuat rakyat menjerit. Saat ini, kita tidak tahu menahu tentang perizinannya karena sudah ada sebelum saya menjabat [Wabup]. Setelah kita nanti menjadi bupati akan kita luruskan. Menyalahi aturan atau tidak. Kalau iya, pasti akan kita tindak,” tutur Purwadi. (Imam Yuda S./ JIBI/Semarangpos.com)