Teror Puluhan Anak Kobra

BOGOR—Warga Royal Citayam Residence, Bojonggede, Kabupaten Bogor diteror kemunculan puluhan anak ular kobra. Sudah 29 anak reptil mematikan itu yang ditangkap warga.
Meski keberadaan induknya masih misterius, warga tak menjamin bisa menangkapnya. ”Jadi seumpama kami mau mendapatkan indukannya, saya itu enggak tahu persis bisa atau nggaknya. Tapi paling tidak, warga ya antisipasi ya selalu ada. Jadi paling tidak kita antisipasinya dengan kerja bakti ajalah, dengan bersih-bersih. Soal indukannya, saya nggak bisa ngejamin dapat apa nggaknya, karena sekarang kita nggak tahu lokasinya,” kata Koordinator Warga Perumahan Royal Citayam Residence, Hari Cahyo, di lokasi, Minggu (8/12).
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 4
Hari mendapatkan informasi ada pawang yang menyebut induk kobra itu berada di luar kompleks. Warga tidak menindaklanjuti karena sudah di luar kawasan tempat tinggal mereka.
Ahli herpetologi (reptil dan amfibi) LIPI, Amir Hamidy, menilai teror anak ular kobra di Bogor, sebagai hal yang wajar. Sebab, menurut Amir, telur kobra biasanya menetas di awal musim hujan.
”Tapi fenomena kobra yang sekarang itu wajar, bukan yang heboh, karena ini kan memang musim kobra menetas. Nggak cuma kobra, beberapa jenis ular yang lain juga sama. Jadi, di awal musim hujan seperti ini, itu baik kobra atau ular-ular yang lain itu memang awal musim menetas,” kata Amir.
Amir menjelaskan anak kobra langsung ditinggal induknya setelah menetas. Karena itu, wajar apabila anak kobra di Royal Citayam Residence ditemukan di sejumlah tempat.
”Nah ketika ular itu menetas, ular itu kan anakannya kemudian menyebar ke mana-mana. Ya kalau memang di sekitar rumah ada sarangnya, ya anakannya pasti akan nyebar ke mana-mana, karena kan dia ditinggalkan sama induknya,” jelas Amir.
Meskipun masih anakan, Amir menegaskan ular kobra tetap berbisa. Dalam sekali bertelur, sebut dia, induk kobra bisa mengeluarkan sampai 20 butir.
”Ya jadi yang namanya ular berbisa itu sejak dilahirkan dia sudah memiliki karakter itu, sudah memiliki kelenjar bisanya. Walaupun memang volume bisanya tidak akan sebesar yang dewasa, tetapi kalau berbisanya iya karena dengan yang kecil itu, kalau menggigit pun sudah berbahaya ya, sudah levelnya berbahaya bagi manusia, untuk kobra ya,” paparnya.
”[Sekali bertelur] kobra itu bisa sampai 12, sampai 20 bisa ya,” imbuh Amir. (Detik)