KEJUARAAN SEPAK BOLA Joel Tsimi Siap Perkuat Cepogo

BOYOLALI—Tim Kecamatan Cepogo, Boyolali, tak main-main untuk mempertahankan trofi di Kompetisi Sepak Bola Antarkecamatan di Boyolali.
Mereka kembali menggunakan jasa bek asing asal Kamerun, Joel Tsimi, untuk meladeni Kecamatan Ampel dalam semifinal di Stadion Pandan Arang, Boyolali, Kamis (12/12) sore.
Joel sudah dikontrak Cepogo sejak awal turnamen untuk memimpin tim yang mayoritas diisi pemain muda tersebut. Kehadiran eks bek Sriwijaya FC itu menjadi jaminan ketenangan di lini belakang Cepogo. Terbukti tim asuhan Imam Rohmawan itu hanya kebobolan tiga gol dalam perjalanan mereka menuju empat besar.
Terakhir, Joel membuat eks striker asing Madura United, Emile Linkers, tak berkutik di perempat final, Senin (9/12). Linkers yang memperkuat Kecamatan Teras dipaksa menyerah 1-2. “Joel Tsimi dipastikan tampil lagi di semifinal. Dia sementara menginap di Cepogo karena jarak antarpertandingan sangat dekat,” ujar Imam Rohmawan saat dihubungi Espos, Selasa (10/12).
Imam mengakui kehadiran Joel krusial untuk membendung kekuatan Ampel. Meski tak punya pemain bintang, Ampel memiliki kolektivitas yang bisa mengejutkan sang juara bertahan.
Ampel punya sejarah bagus di turnamen tersebut dengan memenangi lima trofi, paling banyak dibandingkan kecamatan lain. Ampel juga memiliki keuntungan waktu istirahat sehari lebih banyak ketimbang Cepogo.
“Kami hanya punya waktu pemulihan dua hari. Kami akan memanfaatkan jeda tersebut agar para pemain segera fit,” ujar eks gelandang Persis Solo ini.
Musim lalu Cepogo sempat mengalahkan Ampel dengan skor 3-1 di babak penyisihan. Para pencetak gol Cepogo di laga itu yakni Noka Bhirawa dan Erfan Setya masih membela tim yang sama tahun ini. Keduanya diharapkan kembali memberi tuah bagi tim kecamatan yang berbatasan langsung dengan Ampel itu. Apalagi Noka sejauh ini sudah mengoleksi tiga gol.
Panitia tuarnamen, Romadho­na, mengatakan kompetisi musim ini kian semarak dengan kehadiran banyak pemain asing. Selain Joel Tsimi dan Emile Linkers, ada Matsunaga Shohei dan Agusto yang membela Banyudono. Sayang Banyudono sudah tersingkir di babak awal. “Mereka dikontrak tim masing-masing. Kontrak per laganya sekitar Rp5 juta, itu sudah termasuk akomodasi,” ujar Dhona. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)