pendaftaran KEPALA DAERAH PDIP Ketua RW Daftar Cawali Solo

SOLO—Ketua RW 11 Danukusuman, Serengan, Solo, Aris Joko Saraswo, membuat kejutan dengan mendaftarkan diri sebagai calon wali Kota Solo dalam pemilihan kepala daerah 2020.

IMAM YUDA SAPUTRA
redaksi@koransolo.co

Ia mengambil formulir pendaftaran calon wali Kota Solo dalam pemilihan kepala daerah 2020 di Kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Jawa Tengah atau Panti Marhaen di Kota Semarang, Selasa (10/12). Aris adalah akademisi teknologi otomotif di Kota Solo. Ia datang ke Panti Marhaen seorang diri. Ia tidak dikawal para pendukung atau sukarelawan seperti jamaknya politikus yang ingin mendaftar sebagai calon kepala daerah.
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 1
“Ini tadi baru mengambil formulir, rencana mau balikin besok [Rabu ini] siang, sekitar pukul 12.00 WIB,” ujar Aris kepada Koran Solo di Panti Marhaen, Selasa. Aris menyatakan dirinya bukanlah kader partai politik. Ia hanya warga masyarakat biasa yang ingin meramaikan bursa pemilihan wali Kota Solo pada 2020.
Ia optimistis bisa mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP sebagai calon wali Kota Solo. Ia tahu untuk mendapatkan rekomendasi harus menyisihkan dua pesaing kuat.
Dua pesaing tersebut adalah Wakil Wali Kota Solo saat ini Achmad Purnomo yang telah mendaftar sebagai calon wali Kota Solo di DPC PDIP Kota Solo dan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, yang dikabarkan juga akan mendaftar ke DPD PDIP Jawa Tengah sebagai calon wali Kota Solo.
”Saya tetap optimistis. Siapa tahu saya malah jadi alternatif DPP PDIP di antara dua pilihan itu [Purnomo dan Gibran]. Sampai sekarang belum ada yang mendaftar sebagai calon wali Kota Solo selain Pak Purnomo,” tutur Aris
Hingga hari kelima pendaftaran calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah pada pemilihan kepala daerah 2020 di DPD PDIP Jawa Tengah, baru empat orang yang mengambil formulir untuk mengikuti pemilihan wali Kota Solo.
“Dari empat yang mendaftar itu, baru satu yang mengambil formulir pendaftaran sebagai calon wali Kota Solo, ya Aris ini. Lainnya mendaftar sebagai calon wakil wali kota,” ujar Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bidang Pemenangan Pemilihan Umum, Bambang Hariyanto Baharudin.
Ngobrol Bareng
Gibran Rakabuming Raka menghadiri kegiatan ngobrol bareng para sesepuh, aktivis, dan tokoh masyarakat Kota Solo di Omah Sinten pada Senin (9/12) sore. Informasi yang dihimpun Koran Solo dari sejumlah narasumber, Selasa (10/12), pertemuan yang diinisiasi Forum Muda Visioner itu dihadiri konsultan transportasi Septina Setyaningrum, aktivis komunitas sepeda Giri Notolegowo, Slamet Rahardjo, Hariadi Saptono, Yayok Aryoseno, Bambang Pradotonagoro, Fafa Utami, Joko Yulianto, Bambang Tedjo, Guntur Wahyu Nugroho, dan beberapa orang lain.
”Kami ngobrol ringan tentang ide membuat lompatan dalam membangun Kota Solo,” tutur Giri Notolegowo yang merupakan adik politikus PDIP Kota Solo Ginda Ferachtriawan. Giri mengapresiasi sikap Gibran yang mau mendengarkan dan mencatat masukan dari peserta diskusi.
Gibran mencatat sendiri setiap masukan di buku kecil atau blocknote. Peserta diskusi berharap berbagai masukan tersebut bisa dirumuskan menjadi program nyata untuk membangun Kota Solo ke depan. Mereka berharap ada lompatan-lompatan agar Solo menjadi lebih baik.
Menurut Septina Setyaningrum, banyak ide terkait konsep penataan dan pembangunan transportasi Kota Solo masa depan yang mengemuka dalam diskusi itu. Banyak gagasan baru pengembangan transportasi yang dia sampaikan.
Guntur Wahyu Nugroho mengatakan diskusi para tokoh dan aktivis Kota Solo sudah empat kali digelar oleh Forum Muda Visioner. Tema diskusi berganti-ganti, mulai dari identifikasi masalah di Kota Solo hingga mencari berbagai solusi. Diskusi Senin sore itu dihadiri Gibran yang berencana maju dalam pemilihan wali Kota Solo pada 2020. (Kurniawan/JIBI)