Puting Beliung Rusak 110 Bangunan di Magetan

MAGETAN—Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang lima kecamatan di Kabupaten Magetan, Rabu (11/12) sore. Ada sekitar 110 bangunan rumah, kios, dan kandang ternak yang rusak akibat dihantam puting beliung itu.
Tidak hanya merusak seratusan rumah, puting beliung juga merusak gedung olahraga (GOR) Magetan dan Pasar Sayur Magetan. Selain itu, satu orang dikabarkan mengalami luka-luka.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Ferry Yoga Saputra, mengatakan puting beliung telah menerjang lima kecamatan di kabupaten itu, Rabu sore, yaitu Kecamatan Sidorejo, Kecamatan Magetan, Kecamatan Ngariboyo, Kecamatan Barat, dan Kecamatan Karangrejo. Dari kelima lokasi itu, terdata ada sekitar 110 bangunan rumah, kios, dan kandang ternak yang rusak.
”Sebagian besar rumah yang terdampak. Ada yang rusak ringan, sedang, dan rusak berat. Tapi sebagian besar rusak ringan. Atapnya pada melorot dan terhempas angin,” kata dia saat dihubungi Madiunpos.com, Kamis (12/12).
Fery menuturkan untuk kecamatan paling parah yaitu ada di Kecamatan Magetan. Di wilayah kota ini ada sekitar 80 bangunan yang terdampak. Mulai dari bangunan rumah hingga kios.
Tidak hanya itu, GOR Magetan juga mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap. Bahkan diperkirakan kerugiannya mencapai Rp300 juta. Karena hampir 30% atapnya gedungnya rusak.
Angin puting beliung juga merusak sejumlah kios di Pasar Sayur Magetan. ”Benar, ada dua fasilitas publik yang rusak. GOR Magetan dan pasar. Di Kecamatan Magetan juga ada tower yang rusak dan satu rumah rusak parah,” ujarnya.
Fery menyampaikan kondisi parah juga terjadi di Kecamatan Ngariboyo. Di kecamatan itu ada 27 rumah yang rusak akibat diterjang angin puting beliung. Bahkan satu warga bernama Suarni, warga Desa Balegondo, harus dilarikan ke Puskesmas karena mengalami luka di bagian kepala karena tertimpa reruntuhan.
Tidak hanya merusak rumah, angin puting beliung juga merobohkan 15 pohon di sejumlah lokasi. Akibatnya, ada sejumlah ruas jalan yang sempat tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.
Petugas BPBD bersama tim sukarelawan gabungan membantu warga untuk memperbaiki rumah yang rusak. Selain itu juga memotong pohon yang roboh. (Abdul Jalil/Madiunpos.com/JIBI)