PESTA TAHUN BARU Pilih Hotel di Soloraya karena Murah

Bayu Jatmiko Adi
redaksi@koransolo.co

Kemeriahan me­nyambut Tahun Baru 2020 terlihat di sejumlah hotel di Soloraya. Masing-masing hotel punya cara tersendiri untuk menyambut tamu.
The Alana Hotel & Convention Center di Colomadu, Karanganyar, menjamu tamu dengan acara One Night in Arcadia dengan tema Kain Punya Cerita, Selasa (31/12) malam. Pantauan Koran Solo, Selasa pukul 21.00 WIB, para tamu menikmati fashion show serta aneka menu kuliner.
General Manager The Alana Hotel & Convention Center Solo, Sistho A. Sreshtho, mengatakan tahun ini The Alana menyiapkan konsep gala dinner dengan hiburan utama fashion show. ”Tahun ini kami tetap ingin mengusung konten lokal, khususnya kain. Kami bekerja sama dengan perancang busana untuk mengenalkan produk lurik,” kata dia kepada Koran Solo, Selasa malam.
Acara malam tahun baru sengaja hanya digelar hingga pukul 22.00 WIB di hotel tersebut. Sistho mengatakan konsep tersebut sudah dilakukan sejak tahun lalu.
”Kami berharap bisa memberikan kesempatan bagi tamu untuk menikmati suasana lain, misalnya di car free day atau lokasi lain. Atau mungkin ada yang langsung mau istirahat sebab banyak juga yang mengajak serta anak-anak. Konsep ini ternyata diterima market,” lanjut dia. Terbukti dengan paket yang disiapkan itu, sebanyak 350 pax habis terjual.
Sementara di Lorin Solo Hotel, yang lokasinya tak jauh dari The Alana juga menyelenggarakan acara tahun baru. Public Relations Manager Lorin Solo Hotel, Dhani Wulandari, mengatakan tamu bisa menikmati dinner, penampilan live music, dan hiburan dari Puzzle Band, fashion show kostum superhero Jawa, serta band humor Owah Gerr Band. Acara ditutup dengan pesta kembang api pada detik-detik pergantian tahun.
”Tema tahun ini adalah Superhero Jawa-Arjuna Mencari Cinta di Kampung Penari,” kata dia kepada Koran Solo, Selasa.
Menurut Dhani, sebagian besar dari 250 pax yang disediakan habis dipesan oleh tamu yang menginap di hotel. ”Kami ada paket untuk event plus room yang bisa dipesan Rp1 juta. Untuk yang hanya datang pas event dijual mulai Rp250.000 per pax,” ujar dia.
Lebih Tenang
Banyak alasan yang mem­buat masyarakat memilih menghabiskan malam per­gantian tahun di hotel. Di Lorin Solo Hotel, Koran Solo berjumpa dengan Abdul Hafiz, warga Pontianak yang sehari-hari bekerja di Sragen.
Dia mengaku cukup sering datang ke Solo untuk menikmati layanan hotel. ”Sebab Solo ini murah meriah. Di daerah lain bisa Rp2 jutaan untuk event akhir tahun seperti ini. Solo lebih tenang dan murah,” kata dia yang hadir bersama sang istri. Dia memilih hotel untuk menikmati malam pergantian tahun karena ingin menikmati pengalaman kuliner yang berbeda.
Di dalam Kota Solo, The Sunan Hotel Solo menyiapkan konser akhir tahun bertajuk Year End Concert feat Efek Rumah Kaca. Efek Rumah Kaca membawakan lagu-lagu hits mereka. General Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari, menyampaikan Konser akhir tahun tersebut ditargetkan untuk penikmat musik indie serta generasi muda alias milenial.
Beda konsep dan beda sasaran barang kali menjadi penyebab meski hampir semua hotel menawarkan pesta malam pergantian tahun, tidak ada hotel yang sepi peminat. Hal tersebut tercermin dari tingkat keterisian atau okupansi hotel yang selalu melonjak tajam pada Desember.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, okupansi hotel berbintang pada Desember selalu tinggi dibandingkan sepanjang tahun. Misalnya pada Desember 2015 hingga Desember 2018, okupansi hotel tercatat 57,95%; 59,14%; 68,39%; dan 65,67%.