Alfamart Sambungmacan Dibobol Maling Rp23 Juta dan 600 Bungkus Rokok Digasak

SRAGEN—Minimarket Alfamart yang terletak di Jl. Sragen-Ngawi, Desa Sambungmacan, Kecamatan Sambungmacan RT 008/RW 003, Sragen, dibobol pencuri, Selasa (7/1).

Tri Rahayu
redaksi@koransolo.co

Satu unit brankas berisi uang Rp23 juta dirusak dan diambil uangnya serta 600 bungkus rokok diembat. Korban mengalami kerugian mencapai Rp35 juta.
Informasi yang dihimpun Koran Solo dari Mapolres Sragen, Selasa siang, peristiwa pencurian di minimarket milik Zaky Almaca diketahui seorang karyawan minimarket setempat Dwi Okta Pratama, 21, warga Pandean RT 002/RW 002, Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, saat hendak membuka minimarket pada Selasa pagi pukul 06.50 WIB. Okta, sapaan akrabnya, kaget begitu melihat tralis minimarket sudah terbuka.
Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Harno menyampaikan Okta masuk memeriksa ke dalam minimarket dan mendapati kondisi meja kasir dan etalase rokok acak-acakan. Harno mengatakan Okta kemudian memeriksa brankas di ruang belakang ternyata juga rusak dan uangnya tidak ada.
Atas kejadian itu, menurut Harno, saksi Okta langsung menghubungi koordinator Alfamat yang bernama Tanto dan kemudian Okta melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sambungmacan.
“Dalam pemeriksaan polisi, Okta ingat pada Minggu (5/1) malam ada seorang pembeli, laki-laki bertubuh kurus dan logat bicara bukan orang Jawa, datang membeli sesuatu. Saat itu pembeli itu bertanya tentang jam tutup minimarket, yakni pukul 23.00 WIB. Setelah bertanya waktu, laki-laki itu juga menanyakan kalau minimarket dirampok bagaimana?” ujar Harno kepada wartawan, Selasa siang.
Harno melanjutkan dari keterangan saksi laki-laki misterius itu datang ke minimarket pada Minggu malam dengan mengendarai mobil yang diduga Toyota Avanza berpelat S. Dia menerangkan setelah adanya orang misterius itu karyawan sudah antisipasi dengan memasang gembok rangkap empat, yakni di pintu dalam satu gembok dan tiga gembok di pintu luar.
“Ternyata gembok-gembok ini dirusak. Pecuri juga merusak brankas dan mengambil uangnya. Yang jadi catatan minimarket ini tidak buka 24 jam,” ujarnya.
Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo membenarkan kronologi tersebut. Dia mengaku masih memeriksa saksi-saksi untuk bahan penyelidikan kasus pencurian tersebut.
Kepala Toko Alfamart Sambungmacan, Angga, 25, warga Pengkol, Mantingan, Ngawi, saat ditemui Koran Solo, Selasa siang, tidak mengetahui detail kronologinya. Ia mendapat laporan dari Okta pada pukul 07.00 WIB. Setelah datang ke lokasi, Angga melihat kondisi semua gembok pintu rusak termasuk pintu di ruang belakang yang digunakan untuk menyimpan brankas.
Seorang karyawan dari perusahaan orang tua pemilik Minimarket Alfamart, Laily, diminta memeriksa kondisi minimarket itu. Laily datang saat polisi melakukan olah kejadian perkara. Laily mengatakan gembok itu dirusak, seperti dilas. “Pintu brankas juga dirusak seperti dipanasi dengan las. Laki-laki yang dicurigai itu sempat bertanya adanya CCTV dan adanya karyawan laki-laki juga,” ujarnya.
Dari hasil olah kejadian perkara, polisi menemukan sebuah makanan ringan yang sudah terbuka dan jatuh di lantai. Ada tiga buah biskuit yang juga jatuh. Pelaku sempat makan biskuit tersebut saat melancarkan aksinya.