KONFLIK RUMAH TANGGA Istri Rencanakan Pembunuhan Hakim Jamaluddin

MEDAN—Tim gabungan Polda Sumut dan Polrestabes Medan mengungkap para pelaku pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin.
Otak pelaku pembunuhan adalah Zuraida Hanum (istri Jamaluddin) dibantu dua eksekutor, JP dan R. ”Pembunuhan dilatarbelakangi oleh permasalahan rumah tangga,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin Siregar dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Sumut, Rabu (8/1).
Martuani menceritakan, pada Jumat (28/11/2019), Jamaluddin tidur di kamar lantai III di rumahnya di Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B Nomor 22, Medan, Sumatera Utara.
Pada dini hari, Zuraida pergi menjemput JP dan R di Pasar Johor, Jalan Karya Wisata, Medan. Setiba di rumah, Zuraida membawa JP dan R menuju lantai III.
Setelah mendapat perintah dari Zuraida, JP dan R langsung membekap korban dengan bed cover dan sarung bantal. ”Korban tewas karena dibekap sehingga kehabisan napas. Ini terbukti hasil forensik, diduga meninggal karena lemas,” katanya.
Pukul 04.30 WIB JP dan R membawa jenazah korban ke Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, dengan mengendarai mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD warna hitam.
Di sana, para pelaku meninggalkan korban di dalam mobil tersebut di sebuah jurang. Korban ditinggalkan dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang.
Pada Sabtu (29/11/2019) pukul 16.00 WIB warga menemukan mobil dan Jamaluddin. Polisi kemudian melakukan olah TKP. Sejumlah alat bukti dan saksi diperiksa secara maraton. Setelah bekerja hampir dua bulan akhirnya polisi menetapkan Zuraida sebagai otak pembunuhan. Motif pembunuhan masih diselidiki. Berdasarkan informasi, korban selama hidup kerap bertengkar dengan istrinya. (Detik)