LASKAR SAMBERNYAWA Calon Pemain Baru Masih Butuh Waktu

SOLO—Para pemain yang menjalani trial di Persis Solo belum bisa membuat pelatih Persis, Salahudin, terkesima. Mereka dinilai masih memerlukan waktu untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.
Saat ini Persis memiliki beberapa pemain trial yaitu Ramdani Tawainella, Christopel Manguntu, Maryono, Zulkarnain, dan Tri Handoko. Laskar Sambernyawa kedatangan satu pemain trial anyar pada latihan di Stadion Sriwedari, Solo, Rabu (8/1) pagi.
Pemain tersebut adalah Krisna Diandra. Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu musim lalu berbaju Persatu Tuban. Ia juga pernah memperkuat Persikasi Bekasi.
Sementara itu, satu pemain trial Persis, Bayu Firmansyah, sudah tak terlihat pada latihan Rabu pagi. Informasi yang dihimpun Koran Solo menyebutkan Bayu yang berposisi sebagai gelandang bertahan pulang karena cederanya kambuh.
Performa para pemain tersebut belum membuat tim pelatih mantap memberi rekomendasi kepada manajemen untuk menyodorkan kontrak profesional. “Pemain baru masih kami lihat. Kami butuh yang lebih [kemampuannya],” ungkap Salahudin saat ditemui awak media seusai latihan, Rabu.
Ia mengatakan performa pemain trial terbarunya, Krisna Diandra, belum sesuai standar yang diinginkan tim pelatih. Menurutnya, Persis memerlukan pemain yang siap bertarung selama 2×45 menit.
Pemain trial lain seperti Christopel Manguntu, Ramdani, dan Maryono juga masih memerlukan waktu untuk berkembang. Ia yakin, jika dibina, mereka akan menjadi pemain yang hebat di masa depan.
“Christopel bagus. Tapi dia butuh proses. Masalahnya kami butuh waktu cepat karena tim ini ada target. Kalau dibina bagus dan akan jadi [pemain hebat]. Ramdani juga harus dikasih kesempatan. Maryono juga [perlu dibina]. Kami butuh pemain yang siap dan berpengalaman” terang mantan pelatih Persiba Balikpapan itu.
Selanjutnya, Salahudin menilai eks bomber Persis musim 2018, Tri Handoko memiliki peluang untuk dikontrak. Ia tak ingin melihat masa lalu sang pemain. Asalkan bisa berubah dan lebih giat berlatih, Salahudin menyebut Handoko masih memiliki kesempatan.
Lebih lanjut, Persis kini sangat membutuhkan gelandang bertahan sarat pengalaman. Sang gelandang diproyeksi mampu memiliki karakter membunuh dan mengatur permainan. (Ivan Andimuhtarom/JIBI)