Cekcok dengan Istri, Suami Tusuk Perut Sendiri

SRAGEN—Seorang warga di Dukuh Ringinharjo RT 020, Desa Banyurip, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, Huda, 40, nekat menusuk perutnya sendiri dengan pisau dapur sepanjang 15 cm setelah cekcok dengan istrinya, Suwarni, 40, Jumat (10/1) pukul 00.15 WIB.
Laki-laki itu selamat setelah dilarikan ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Harno kepada wartawan, Jumat, menyampaikan peristiwa tersebut bermula pada Kamis (9/1) pukul 22.00 WIB, Huda dan istrinya berada di rumah mertua. Dia menjelaskan saat itu terjadi cekcok dengan istrinya dan Huda disuruh pergi.
“Huda kemudian pergi ke rumah tetangga, Hari Cahyono, 52, untuk menceritakan kejadian cekcok tersebut. Setelah mendengar cerita Huda, Hari mendatangi rumah mertua Huda dan menasihati agar kalau ada masalah diselesaikan secara baik-baik dan menyarankan kepada Suwarni untuk pulang ke rumah suaminya yang masih satu lingkungan RT,” ujar Harno.
Setelah mendapat nasihat itu, lanjut Harno, Huda dan istrinya pulang ke rumah diantar Hari. Sesampainya di rumah, terang Harno, Huda mengeluh sakit dan diminta untuk dikerik. Harno melanjutkan Huda meminum obat yang diberikan istrinya. Kemudian pada tengah malam, kata dia, Huda ke dapur dan mengambil sebilah pisau sepanjang 15 cm.
“Pisau itu ditunjukkan di hadapan istrinya seraya berkata Nek aku ora urip karo kowe mending aku bunuh diri [Kalau aku tidak hidup sama kamu mendingan aku bunuh diri]. Pisau itu pun langsung ditusukkan ke perutnya sendiri. Istri yang melihat hal itu ketakutan dan berlari ke luar rumah meminta bantuan orang. Warga berdatangan untuk menolong Huda dan dibawa ke RSUD Sragen,” jelas Harno.
Harno mengatakan kejadian tersebut sempat dilaporkan Polsek Sambungmacan. Harno menyampaikan Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo turun tangan memeriksa Huda dan ternyata Huda mengalami luka ringan akibat tusukan pisau itu. Dia mengungkapkan Huda selamat. (Tri Rahayu)