Warga Temukan Orok di Depan Rumah Polisi Tangkap Tersangka Pembuang Bayi

BOYOLALI—Seorang laki-laki warga Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, O, 24, diduga menjadi dalang pembuangan bayi yang ditemukan di Dukuh Welar, Desa Pandeyan, Ngemplak, Boyolali, Jumat (10/1) pagi.
Bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan gelap antara O dan sang kekasih N, seorang warga Laweyan, Solo.
Kepala Desa Pandeyan, Dwi Purboyono, menyebutkan seorang tetangga menduga O sebagai pembuang bayi lantaran tetangga itu kerap bertandang ke rumah O dan mengetahui hubungan gelap keduanya.
“Warga mengetahui yang menaruh bayi tersebut adalah pacar dan orang tuanya. Itu karena ada warga yang sering datang ke rumah,” ungkap Dwi kepada Koran Solo, Jumat sore. Menurut Dwi, warga kemudian melaporkan ke Mapolsek setempat.
Sebelumnya sesosok bayi perempuan ditemukan di Dukuh Welar, RT 001/ RW 007, Desa Pandeyan, Jumat (10/1) pagi. Bayi perempuan yang diperkirakan baru lahir itu berada di halaman rumah Warsito, 44, warga dukuh setempat.
Warsito menemukan bayi tersebut sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, istri Warsito, Nanik Rusia Wati berencana membeli sayuran ke sebuah warung. Ketika membuka pintu dia melihat tas berwarna merah.
Saat membuka tas, sesosok bayi perempuan ada di dalamnya. Bayi itu dibuang bersama ari-arinya. Bayi itu kemudian dibawa ke seorang bidan setempat dan terakhir diserahkan ke Puskesmas Ngemplak yang juga berlokasi di Desa Pandeyan. “Saat ini bayi sudah berada di Puskesmas,” imbuh Dwi.
Hingga Jumat sore bayi tersebut masih berada di Puskesmas Ngemplak. Terpisah, Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Mulyanto, mewakili Kapolres AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan sudah mengamankan N di Mapolsek Ngemplak. Meski demikian Polres Boyolali belum akan melakukan penahanan terhadap N. Pasalnya N masih harus melakukan perawatan medis pascamelahirkan. Rencananya ibu dan bayi akan dibawa ke RSUD Pandan Arang, Boyolali. (Nadia Lutfiana Mawarni)