BeUjek Mulai Merekrut Anggota

BAYU JATMIKO ADI

KARANGANYAR—Ojek berbasis aplikasi online yang berbadan usaha koperasi, BeUjek, serius masuk ke wilayah Soloraya. Pada Senin (13/1), manajemen BeUjek merekrut anggota atau pengemudi.
Pada 25 Januari nanti manajemen BeUjek Soloraya sudah mulai membuka layanan. Manajemen BeUjek berkantor di Jl. Danliris, Ruko Flamboyan No. 14, Colomadu, Karanganyar.
Pengurus Koperasi BeU Abadi Nusantara selaku pengelola BeUjek merekrut anggota atau pengemudi di wilayah Kota Solo. Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari hingga 15 Januari.
”Pada pendaftaran tahap awal ini memang kami batasi hanya pada 13-15 Januari agar tidak membeludak,” kata Ketua BeUjek Jawa Tengah dan DIY, Yohanes Setyawan, kepada wartawan di Colomadu, Senin.

Pada tahap awal ini BeUjek Soloraya merekrut 300 orang anggota. Untuk mendaftar menjadi anggota atau pengemudi tidak ada biaya khusus. Setiap pengemudi otomatis menjadi anggota koperasi. Mereka wajib menyetorkan dana simpanan wajib dan simpanan pokok.
”Simpanan itu nanti kembali kepada anggota karena setiap tahun anggota akan mendapatkan SHU [sisa hasil usaha],” kata Yohanes. Simpanan pokok yang harus disetorkan adalah Rp250.000 dan simpanan wajib Rp30.000 sebulan.
Simpanan pokok bisa ditransfer ke rekening koperasi atau bisa dicicil per hari Rp10.000 di aplikasi. Simpanan wajib bisa dipotong sehari Rp1.000.
Pengemudi BeUjek akan disiapkan di setiap kota/kabupaten di Soloraya. Jumlah pengemudi 200 orang hingga 300 orang di setiap kabupaten/kota di Soloraya.
”Saat ini kami ingin menyiapkan driver dulu. Jangan sampai ketika nanti aplikasi sudah bisa diunduh dan pemesanan bisa dilakukan, driver belum siap,” kata dia.
Pada 25 Januari, pengemudi ojek online berjaket warna ungu dari BeUjek sudah beroperasi di jalanan di wilayah Soloraya. Salah seorang anggota Dewan Pengawas BeUjek Soloraya, Bandung Joko Suryono, mengatakan pada tahap awal BeUjek akan fokus pada layanan ojek online.
”Kami datang bukan sebagai pesaing. Kami hadir sebagai pilihan. BeUjek ini merupakan satu-satunya ojek online yang berbentuk koperasi,” kata dia saat ditemui di lokasi yang sama.
Melalui koperasi dia berharap BeUjek bisa mendorong pemberdayaan masyarakat serta memberi peluang kepada masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan.
”Ini juga salah satu cara untuk menjawab tantangan urusan ketenagakerjaan,” kata dia. Ketua Umum Koperasi BeU Abadi Nusantara, Eka Maulana, mengatakan layanan ojek online menjadi salah satu sektor usaha Koperasi BeU Abadi Nusantara. Pada bulan ini aplikasi sudah siap diunduh melalui Playstore.
”Aplikasi direncanakan pada sepekan atau dua pekan ke depan ini siap. Setelah itu pada 25 Januari BeUjek akan kami luncurkan,” kata dia di Lorin Solo Hotel, awal Januari lalu.
Pelayanan yang akan dihadirkan BeUjek dan yang akan tampil di aplikasi adalah BeU Ride, BeU Food, dan BeU Paket. Dia berharap semua layanan tersebut akan dimanfaatkan masyarakat luas. Selain ojek online, koperasi tersebut juga akan mengembangkan sektor usaha lain.
BeUjek akan mengembangkan BeU Mart atau minimarket dengan komoditas kebutuhan pokok masyarakat yang bisa diakses anggota dengan harga terjangkau. Ada pula BeU Bengkel untuk memfasilitasi anggota taau pengemudi yang merupakan anggota koperasi.