Polisi Bekuk Pencuri Onderdil Motor

SRAGEN—Pemuda asal Tangen, Sragen, Robbi Aprilianto, 21 yang membobol bengkel S.15 Transito milik Siswanti di Jl. Setia Budi Jetis Mojosari RT 004/RW 001, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, ditangkap aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen, Selasa (7/1) lalu.
Tersangka ditangkap di SPBU Paldaplang, Ngrampal, Sragen, sebelum menjual barang curiannya lewat media sosial. Penangkapan tersangka tersebut diungkapkan Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasatreskrim Polres Sragen AKP Supardi didampingi Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Harno dalam jumpa pers di Mapolres Sragen, Senin (13/1).
Supardi menyampaikan peristiwa pencurian di bengkel itu diketahui pada Sabtu (4/1) pukul 06.00 WIB. Dia mengatakan korban mengetahui saat hendak makan pagi dan memeriksa bengkel ternyata gemboknya rusak.
“Kemudian korban meminta keterangan warga sekitar dan kemudian melapor ke Polres Sragen. Dari hasil keterangan saksi dan olah kejadian perkara, kami menyelidiki kasus itu. Dari hasil penyelidikan diketahui orang yang dicurigai menjual onderdil motor. Kami membekuk orang tersebut dan menginterogasi. Ternyata orang itu memang benar yang mencuri di bengkel Transito,” ujar Supardi.
Dari keterangan pelaku, kata dia, modusnya masuk bengkel dengan cara merusak gembok dan mengambil sejumlah onderdil motor dan minyak mesin dengan total kerugian Rp2,6 juta. Pelaku itu sempat hendak menjual paket onderdil motor itu lewat Facebook senilai Rp850.000 untuk semua barang itu.
“Belum sempat menjual sudah tertangkap. Selain barang bukti onderdil, kami juga menyita barang bukti berupa motor yang digunakan untuk mencuri,” ujarnya.
Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Harno menambahkan tersangka ditangkap polisi setelah kali keempat mencuri. Sebelumnya, ujar dia, tersangka sempat mencuri burung di dua tempat di Tangen tetapi diselesakan secara damai. “Kemudian sempat mencuri juga di sebuah counter HP di Tangen. “Anaknya belum menikah. Ya, mungkin mencuri untuk kebutuhan dia sendiri,” kata Harno.
Sementara itu, Robbi mengaku bekerja serabutan. Dia mencuri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bukan untuk berfoya-foya atau mabuk-mabukan. “Ya, rencana mau saya jual Rp850.000 lewat Facebook tetapi belum sempat laku sudah tertangkap,” ujarnya. (Tri Rahayu)