Mulai Berharap Pada Lini Kedua

MANCHESTER—Ole Gunnar Solskjaer memang cukup menyesali keputusannya memasukkan Marcus Rashford saat Manchester United (MU) menjamu Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Kamis (16/1) dini hari WIB.

Chrisna Chanis Cara
redaksi@koransolo.co

Dalam laga ulangan babak ketiga Piala FA tersebut, Rashford masuk pada menit ke-64 menggantikan Daniel James untuk memecah kebuntuan karena saat itu laga masih sama kuat 0-0.
Masuknya Rashford memang langsung memberi efek instan di lini serang. Hanya berselang tiga menit, Juan Mata sukses merobek jala Wolves le­wat ten­dang­an cungkil setelah menerima umpan Anthony Martial.
Namun, musibah hadir pada menit ke-80 saat Rashford ditabrak bek Wolves Matt Doherty. Sang striker harus keluar lapangan karena masalah di punggung. Tentu saja itu menjadi petaka karena MU harus melawat ke markas Liverpool dalam lanjutan Liga Premier, Minggu (19/1) malam WIB. “Saya awalnya tidak ingin memainkannya, tapi kami butuh kemenangan,” ujar Solskjaer seperti dilansir bbc.com, Kamis.
Mahal
Ke­menang­an 1-0 kontra Wolves akan berharga sangat mahal apabila Rashford gagal tampil di Anfield. Sejauh ini striker Timnas Inggris itu masih menjadi andalan utama MU untuk menggedor pertahanan lawan. Dia menjadi top scorer MU di Liga Premier dengan koleksi 14 gol dari 22 laga.
Kombinasinya dengan Anthony Martial dan Mason Green­wood me­nyum­bang 26 dari 36 gol MU di kom­petisi domes­tik. Sols­kjaer belum dapat memastikan berapa lama Rash­ford akan absen. Namun, sang pelatih ber­ha­rap cedera strikernya itu tak parah. “Dia tipe pemain cepat sembuh dan sering bermain dengan menahan rasa sakit. Tentu dia mampu bermain jika cederanya memang tidak parah. Semoga saja dia oke untuk hari Minggu,” imbuh Solskjaer.
Rashford mengungkapkan penyesalannya gagal melanjutkan pertandingan di laga melawan Wolves. “Tak ada keinginan untuk seolah-olah saya membiarkan rekan setim, klub dan paling penting para penggemar kecewa. Saya melakukan hal terbaik untuk bertahan malam itu dan terpaksa ditarik keluar,” ujarnya via akun Twitter @MarcusRashford.
Potensi absennya Rashford membuat Solskjaer bakal sangat berharap pada ketajaman lini kedua. Juan Mata yang belakangan kembali moncer digadang-gadang menjadi pembeda di laga kontra The Reds.
Dalam 12 kali penampilan melawan Liverpool di seluruh kompetisi, Mata menorehkan catatan lumayan bagus. Eks winger Chelsea itu mencetak tiga gol dan lima assist ketika bersua The Reds. MU sendiri punya torehan apik kala menghadapi tim dengan rekor tak terkalahkan.
Dilansir Opta, rekor kemenangan beruntun Chelsea dan Arsenal sama-sama terhenti di tangan MU. Bukan tak mungkin catatan 38 laga tak terkalahkan Liverpool di Liga Premier bakal mandek di Anfield akhir pekan ini. (JIBI)