Berbisnis Sari Lemon, Mahasiswa UNS Raup Jutaan Rupiah

SOLO—Seorang mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) Solo, Syifa Khusnul Khotimah, sukses berbisnis minuman kesehatan. Dia memproduksi sari lemon. Produk yang diberi nama Lemonih tersebut kini beromzet hingga ratusan juta rupiah.
Lemonih menjadi pilihan di tengah tren konsumsi makanan dan minuman yang mendukung gaya hidup sehat. Lemonih diproduksi di Solo sejak pertengahan Juni 2019 dan dipasarkan ke berbagai daerah. Syifa menjelaskan Lemonih dibuat dengan bahan utama sari lemon dan campuran jahe merah serta kayu manis.
Founder Lemonih tersebut mengaku semula minuman ini dibuat untuk konsumsi sendiri. Lantaran merasa cocok, dia memberanikan diri menjualnya dan memeroleh respons positif.
“Awalnya saya bikin untuk diet dan menyasar pasar anak muda. Pada perjalanannya, produk ini banyak dicari untuk kesehatan karena lemon, jahe merah, dan kayu manis ternyata sangat bermanfaat untuk tubuh. Kini langganan saya banyak ibu-ibu sampai bapak-bapak,” ujar dia saat berkunjung ke Griya Solopos, Jumat (17/1).
Dia menambahkan Lemonih ini kaya manfaat, mulai dari menurunkan berat badan, membantu detok tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, meperlancar pencernaan, dan membersihkan usus. Minuman kesehatan ini dipasarkan secara online, yakni via media sosial Instagram, Whatsapp, dan market place Shopee.
Lemonih ukuran 250 ml dijual dengan harga Rp95.000, sedangkan produk baru Lemonih Plus dijual Rp250.000 per botol ukuran 250 ml. “Minuman ini asli tanpa bahan pengawet, tanpa pewarna, air, dan gula tambahan. Dengan demikian, Lemonih hanya tahan empat hari dan 10 hari saja jika disimpan di kulkas,” jelas dia. (Farida Trisnaningtyas)