Menantang Tim Spesialis Tandang

MADRID—Penggawa Real Madrid baru saja bereuforia seusai menjuarai Piala Super Spanyol 2019/2020. Di babak final turnamen, Los Blancos menuntaskan perlawanan Atletico Madrid via adu penalti, 4-1.

Chrisna Chanis Cara
redaksi@koransolo.co

Trofi tersebut sekaligus menjadi gelar perdana Sergio Ramos dkk. musim ini. Namun, Madrid tak bisa terlalu lama menikmati pesta karena mereka bakal ditantang Sevilla dalam lanjutan Liga Primera Spanyol di Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (18/1) malam WIB.
Menyandang predikat sebagai tim dengan poin tandang terbanyak sejauh ini (20), Sevilla bisa menjadi rintangan nyata bagi Los Blancos yang berambisi mengudeta Barcelona di puncak klasemen. Poin Barca dan Madrid kini identik, 40, namun Blaugrana berada di singgasana karena keunggulan selisih gol. Sedangkan Sevilla menempel di posisi keempat dengan 35 poin dari 19 pertandingan.
Konstelasi persaingan menuju takhta Liga Primera bisa jadi bakal berubah apabila Los Nervionenses, julukan Sevilla, mampu mencuri poin penuh di Bernabeu. Kemenangan akan membawa Luuk de Jong dkk. tinggal berselisih dua angka dari Madrid.
Skenario itu bukan mustahil mengingat Sevilla sukses memenangi enam dari 10 laga tandang di kompetisi domestik musim ini. Anak asuh Julen Lopetegui bahkan tak terkalahkan di lima lawatan terakhir di Liga Primera, tiga di antaranya berbuah kemenangan.
“Sekarang kami merasa senang dengan gelar ini [Piala Super Spanyol], tapi musim masih panjang. Ada banyak kompetisi yang masih harus diperebutkan,” ujar Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, seperti dilansir realmadrid.com, Jumat (17/1).
Kemenangan wajib diraih Madrid untuk menjaga persaingan dengan Barcelona sekaligus menjaga jarak dari Atletico Madrid dan Sevilla yang sama-sama menempel ketat di tabel klasemen. Madrid harus mengoptimalkan absennya penyerang andalan Sevilla, Lucas Ocampos.
Pemain yang sudah menyumbang lima gol itu urung tampil karena skorsing. Di sisi lain, tuan rumah tak bisa memainkan Federico Valverde yang baru saja dikartu merah saat melawan Atletico di final Piala Super Spanyol. Keberadaan Julen Lopetegui yang notabene eks juru taktik Madrid juga sedikit banyak menguntungkan Sevilla.
Sang pelatih diyakini membawa misi balas dendam dalam lawatannya ke Santiago Bernabeu. “Real Madrid, laga yang menyenangkan tapi juga sulit. Kami harus mempersiapkannya dengan baik baru kemudian memikirkan yang terjadi selanjutnya,” ujar Lopetegui dilansir sevillafc.es. (JIBI)