LIGA PRIMERA Spanyol Peta Persaingan Mulai Kentara

EIBAR—Peta persaingan merebut trofi Liga Primera Spanyol musim ini mulai mengerucut pada dua raksasa, Barcelona dan Real Madrid.
Atletico Madrid dan Sevilla yang diharapkan menjadi perusak hegemoni dua rival abadi tersebut mulai kepayahan. Kekalahan mengejutkan Atletico dari Eibar dengan skor 0-2 di Ipurua, Minggu (19/1) dini hari WIB, membuat Joao Felix dkk. tertinggal delapan poin dari Real Madrid.
Beberapa jam sebelumnya, Los Blancos sukses menjinakkan peringkat keempat, Sevilla, dengan skor 2-1 di Santiago Bernabeu. Poin Atletico dan Sevilla kini belum bergeser dari angka 35 dan tertahan di peringkat ketiga dan keempat.
Selisih poin mereka dengan Barca juga akan melebar menjadi delapan poin jika Lionel Messi dkk. mampu menjinakkan perlawanan Granada pada Senin (20/1) dini hari WIB.
Kekalahan dari Eibar benar-benar membuat Atletico frustrasi. Di atas kertas mereka mestinya bisa menekuk Eibar yang notabene hanya berada dua strip dari zona merah. Tiga angka dapat menjaga mereka tetap di rel perburuan juara.
Faktanya, gawang Los Rojiblancos yang dijaga Jan Oblak malah jebol dua kali lewat aksi Esteban Burgos dan Edu Exposito. Pelatih Atletico, Diego Simeone, menyayangkan timnya yang terlambat panas sehingga sudah tertinggal 0-1 sejak menit ke-10.
“Kami harus melakukan perbaikan dan memahami kalau pertandingan dimulai sejak peluit dibunyikan,” ujar Simeone seperti dilansir marca.com, Minggu.
Di sisi lain, tetangga Atletico, Real Madrid terus melaju dengan meraih kemenangan krusial atas Sevilla. Keunggulan tipis 2-1 membuat Los Blancos tak pernah merasakan kekalahan selama 91 hari beruntun.
Dua gol Madrid diborong Casemiro, sekaligus menjadi brace pertama dalam kariernya. Sevilla hanya mampu membalas lewat sepakan Luuk de Jong di menit ke-64. De Jong sebenarnya sempat membawa tim tamu unggul 1-0 di menit ke-30, wasit meganulirnya setelah melihat video assistant referee (VAR) menganulirnya.
Gelandang Atletico, Nemanja Gudelj, dianggap melanggar Eder Militao, dalam proses terjadinya gol. Keputusan itu membuat Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui, berang. “Saya pikir wasit membuat kesalahan besar,” kritik eks manajer Los Blancos itu.
Pelatih Madrid, Zinedine Zidane, memuji Casemiro yang mampu menjadi solusi ketika klub sedang buntu. Disinggung soal VAR yang dianggap menguntungkan timnya, Zidane menegaskan itu murni wilayah wasit.
“Saya sudah lihat insiden tersebut dan itu memang adangan. Ada yang dilanggar, wasit melihat ke VAR dan memberikan pelanggaran. Anda tak bisa mengeluh. Wasit melakukan apa yang harus dia lakukan,” ujar Zidane. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)