Pesan Kepedulian dalam Milad BPRS HIK Solo

SOLO—Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Harta Insan Karimah (HIK) mengusung konsep Fun Day dalam perayaan milad keenam BPRS itu di area car free day (CFD), Minggu (19/1). HUT keenam BPRS HIK diisi beragam agenda sosial yang mencerminkan rasa kepedulian hingga olahraga bersama.
Ketua Panitia Milad Keenam BPRS HIK, Prastika Inung Artoseto, mengatakan milad keenam jatuh pada 25 Januari, namun rangkaian agenda milad bertema Grow Up itu digelar sejak Minggu. “Di CFD acara diramaikan dengan berbagai kegiatan. Kami awali dengan senam zumba bersama dilanjutkan pertunjukan musik perkusi oleh YPAC [Yayasan Pembinaan Anak Cacat] Solo hingga bagi-bagi doorprize,” kata dia saat ditemui Koran Solo, Minggu.
Pegawai marketing BPRS HIK Solo ini menambahkan BPRS HIK juga mengampanyekan gerakan clean up sampah. Bagi masyarakat yang mau mengumpulkan sampah di area CFD kemudian diberikan kepada panitia, mendapatkan sarapan gratis.
Acara puncak milad bakal digelar Minggu (26/1) dan diisi dengan lomba mewarnai untuk siswa SD kelas I–VI dan kegiatan penyumbangan darah. Selain itu, ada penyaluran dana corporate social responsibility (CSR) BPRS tersebut kepada tiga yayasan, yakni YPAC, Cancer Care Community, dan Yayasan Lentera.
“Tema milad kali ini Grow Up karena di usia ke-6 ini diibaratkan enam tahun waktunya masuk SD. Kami berharap bisa berkembang dan tumbuh lagi. Sebagai bukti, kami bisa bertahan hingga enam tahun,” imbuh dia.
Inung menjelaskan BPRS HIK khususnya di Solo mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang 2019. Bisnis BPRS HIK Solo tumbuh 30% year on year (yoy), sedangkan non performing loan (NPL) hanya 0,9%. Menurut dia, hal ini sebagai bukti capaian bagus BPRS HIK di tengah persaingan bisnis lembaga keuangan serta kehadiran teknologi finansial (tekfin).
Nasabah BPRS ini didominasi aparatur sipil negara [ASN] terutama guru yang lolos sertifikasi. Biasanya, setelah mereka menerima sertifikasi tunjangan dimasukkan ke BPRS. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan pembiayaan UMKM atau masyarakat umum yang mengakses aneka produk BPRS HIK.
“Kami kedepankan prinsip keuangan syariah. Inilah yang menjadi poin plus kami dibandingkan dengan perbankan umum atau lembaga keuangan konvensional lainnya,” jelas dia. (Farida Trisnaningtyas)