Fasilitas Rumah Dinas Disiapkan 118.000 PNS akan Hijrah ke Ibu Kota Baru

JAKARTA—Kementerian PAN-RB mencatat ada 118.000 pegawai negeri sipil (PNS) yang akan pindah ke ibu kota negara (IKN) tahun 2024 di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan PNS yang akan pindah ke ibu kota baru yang tidak mendekati usia pensiun.
”Saat ini 118.000 yang usianya 45 tahun sampai 2023. Nanti dicek dulu,” kata Tjahjo di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/1).
Meski pemindahan seluruh PNS pusat ke ibu kota baru terlaksana 2024, Tjahjo mengaku pihaknya sudah menyediakan roadmap pemindahan. Nantinya yang diprioritaskan adalah abdi negara yang dalam waktu dekat tidak masuk usia pensiun.
Dia pun mengaku akan memberikan tawaran kepada setiap ASN mau atau tidak untuk pindah ke ibu kota baru. Tawaran tersebut agar pemerintah bisa menyiapkan skema yang bisa mengakomodasi.
Menurut Tjahjo, pada tahun 2024 seluruh pemerintah pusat sudah pindah ke ibu kota negara, sehingga kantor-kantor yang berada di DKI Jakarta pun sudah tidak memberikan pelayanan.
”Secara prinsip PNS ditugaskan ya harus siap, tapi kan ada pertimbangannya ada istrinya kerja atau apa atau apa,” jelasnya.
Dia pun mengaku bahwa pemindahan PNS akan dilakukan secara serentak pada 2024. Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebelumnya, Jokowi bilang, seluruh PNS pusat akan pindah ke Kaltim karena empat tahun ke depan pembangunan kluster pemerintah sudah selesai. ”Pindah semuanya langsung,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (17/1).
Dirinya pun sudah memerintahkan kepada Kementerian PAN-RB untuk mendata seluruh PNS yang saat ini berada di DKI Jakarta. “Itu sudah kita perintahkan kepada Menpan untuk menyurvei dulu kira-kira yang ingin enggak pindah berapa persen. Kita harus tahu dong,” jelasnya.
Tjahjo juga mengatakan bahwa setiap ASN yang pindah ke IKN akan diberikan rumah dinas. Fasilitas pendidikan juga disiapkan di ibu kota baru. ”Kami siapkan sekolah, rumah, sekolah mulai dari SD, SMP, SMA, perguruan tinggi kami siapkan, ada semua,” kata Tjahjo. (Detik/JIBI)