Iman Budi Terus Digoda

SOLO—Niat Persis Solo mempertahankan Iman Budi Hernandi pada musim ini bakal mendapat tantangan berat. Sang pemain dikabarkan tengah diincar banyak klub, tiga di antaranya bahkan berasal dari level Liga 1.
Gelandang asal Malang itu memang sedikit bimbang dan akan menentukan nasibnya dalam dua hingga tiga hari mendatang.
Iman sempat bergabung latihan dengan Persis beberapa waktu lalu. Eks pemain Persiba Balikpapan itu juga masuk skuat saat laga persahabatan melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 11 Januari. Namun, setelah laga tersebut Iman tak lagi kelihatan batang hidungnya di Kota Bengawan.
Iman mengaku berhasrat untuk bertahan di Laskar Sambernyawa meski kini tengah digoda tiga tim di kasta tertinggi. Salah satu tim disebut-sebut adalah Persebaya. Pemain berusia 26 tahun itu merasa sudah cocok dengan atmosfer Kota Solo plus dukungan suporternya yang melimpah.
Dia juga sudah tak sabar merasakan kemegahan Stadion Manahan setelah dua musim terakhir harus mengungsi. Meski demikian, sebagai pemain profesional, dia tidak bisa lama-lama digantung.
“Sekarang ada tiga tawaran dari klub Liga 1. Siapa sih pemain yang enggak mau main di Liga 1? Namun, jujur sampai detik ini prioritas saya masih di Persis,” ujar Iman saat dihubungi Espos, Senin (20/1).
Iman mengaku telah menolak tawaran Persijap Jepara karena kecintaannya pada Laskar Sambernyawa. Di tengah ketidakjelasan nasib, Iman mengatakan baru saja dihubungi Pelatih Persis, Salahudin dan CEO Persis, Azmy Alqamar, terkait tawaran kontrak.
Iman belum bisa memutuskan karena belum ada nominal kontrak yang jelas dalam draft yang disodorkan. Persis diyakini getol memburu Iman karena incaran gelandang lain, Ilhamul Irhaz, baru saja merapat ke Persijap.
“Setelah sekian lama ya baru kemarin itu manajemen menghubungi lagi. Mungkin dua-tiga hari ke depan saya akan membuat keputusan, sekarang saya perlu menimbang masak-masak.”
Salahudin sejatinya sudah merekomen­dasikan Iman untuk segera dikontrak sejak awal Desember. Kehadiran Iman dianggap bisa mengisi posisi lowong di gelan­dang kreatif atau playmaker. “Iman masuk kerangka tim, sudah saya re­komen­dasikan ke ma­najemen,” ujar Salahudin.
Sang pelatih juga menyatakan saat ini sedang dibicarakan tentang kontrak si pemain. Ia berharap Iman bertahan. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)