LIGA SERI-A ITALIA Si Nyonya Tua Mulai Mejauh

TURIN—Juventus langsung tancap gas setelah sukses mengudeta Inter Milan di puncak klasemen pekan lalu. Kini Si Nyonya Tua unggul empat poin setelah menjegal Parma dengan skor 2-1 di Allianz Stadium, Senin (20/1) dini hari WIB.
Kondisi tersebut tak lepas dari hasil imbang 1-1 Inter saat melawan Lecce. Cristiano Ronaldo kembali menjadi pembeda dengan dua golnya ke gawang Gialloblu di masing-masing babak. Brace tersebut menambah pundi-pundi gol Ronaldo di Seri-A menjadi 16 dari 18 penampilan. Adapun tim tamu hanya mampu membalas lewat sepakan Andreas Cornelius di awal babak kedua.
Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, tak bisa menahan rasa kagumnya terhadap CR7. Dia mengibaratkan CR7 selalu bisa menjadi solusi berbagai masalah klub. “Kami punya seorang juara yang kadang menciptakan masalah bagi Anda, tapi menyelesaikan 100 [masalah] di antaranya,” ujar Sarri dilansir footballitalia.net, Senin.
Pemain berusia 34 tahun itu belakangan memang kembali menanjak setelah penampilannya sempat turun di awal musim. Eks penyerang Real Madrid itu sudah mencetak tujuh gol dan satu assist hanya dari enam penampilan terakhir di semua ajang bersama Juve.
Aksi heroik Ronaldo juga membuat Juve kini nyaman di singgasana dengan keunggulan poin cukup signifikan atas Si Ular, julukan Inter. Namun, Sarri menyadari perburuan gelar Scudetto musim ini masih sangat panjang. Selain Inter, Lazio bisa mencuri puncak klasemen sewaktu-waktu.
“Kami tahu bahwa kami punya dua lawan yang sangat kuat. Salah satunya sedang berada di dalam momen luar biasa yang harapannya tak akan bertahan lama,” ujar Sarri.
Sementara itu, Pelatih Inter, Antonio Conte, tampak terpukul karena hanya memetik hasil imbang kontra tim papan bawah Lecce. Inter sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat Alessandro Bastoni di menit ke-70. Namun, Mancosu sukses menyamakan kedudukan tujuh menit berselang. Ini artinya Nerazzurri baru memetik satu kemenangan dari tiga laga pada 2020.
“Kami adalah tim yang harusnya bergerak 100 km/jam. Jika seseorang berada di bawah standar, atau sedang kehilangan kecepatan, kami akan berakhir meraih hasil seri dari laga yang bisa dimenangi,” tukas Conte. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)