DENDA MAHAL, PEMILIK PILIH PERGI Supra Fit Ngendon di Stasiun 6 Tahun

SOLO—Tiga unit sepeda motor mangkrak di area parkir Stasiun Purwosari. Bahkan, satu unit sepeda motor tidak diambil pemiliknya sejak 2014.
Pantauan Koran Solo, Jumat (7/2), tiga sepeda motor masing-masing Honda Supra Fit warna hitam berpelat nomor AD 4059 HA, Honda CS1 warna merah berpelat nomor AD 6910 ZB, dan Suzuki Shogun warna biru dengan plat nomor EA 4114 SE diparkir di pojok area parkir sepeda motor.
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 4
Sepeda motor dalam keadaan berdebu dan basah karena tampias air hujan yang mengguyur Solo sore kemarin. Piringan dan rantai sepeda motor berkarat karena lama mangkrak.
Salah satu karyawan pengelola parkir PT Reska Multi Usaha, Joko Yuwono, menjelaskan Suzuki Shogun dan Honda CS1 tidak diambil pemiliknya sejak dua tahun lalu. Sementara Honda Supra Fit mangkrak sejak 2014.
“Supra Fit enggak pernah ditiliki blas. Yang punya ke Kalimantan atau ke mana. Pemilik CS1 pernah mau ambil dengan jumlah tagihan Rp5 juta. Ditawar Rp500.000. Supervisor setuju, tapi minta diperlihatkan STNK. Dia malah enggak balik lagi sampai pengelola parkir sudah berganti,” ujar dia kepada Koran Solo, Jumat.
Koordinator Lapangan PT Reska Multi Usaha, Dea, menjelaskan tagihan parkir masing-masing sepeda motor mencapai jutaan. Namun, pengelola parkir memberikan keringanan bagi pemilik sepeda motor yang hendak mengambil sepeda motor dengan menunjukkan bukti kepemilikan.
“Ada dispensasi bagi pemilik motor. Nanti bisa menemui supervisor kami dan menunjukkan STNK,” jelas dia.
Dia menjelaskan area parkir sepeda motor dapat menampung sebanyak 400 unit sepeda motor dengan tarif 10 jam sampai 24 jam Rp8.000 dan tarif inap per hari sebanyak Rp10.000. Sementara area parkir mobil dapat menampung 77 mobil dengan tarif inap Rp20.000 per hari.
“Tiga unit sepeda motor dipindahkan ke bagian pojok area parkir dan dipastikan keamanannya. Kalau mobil tidak ada yang parkir lama,” ungkap dia.