CALON WALI KOTA DARI PDIP Sepesawat, Janji Saling Sapa

Mariyana Ricky P.D.

SOLO—Geliat di internal PDIP terkait Pilkada Solo 2020 masih mengundang perhatian publik. Info terbaru, dua kandidat yang bersaing yakni Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Puguh), dan Gibran Rakabuming Rakha akan menjalani uji kompetensi di Jakarta, Senin (10/2).
Pasangan cawali-cawawali Solo yang diusung DPC PDIP Solo, Achmad Purnomo-Teguh Prakosa (Puguh), bakal satu pesawat dengan cawali yang mendaftar via DPD PDIP Jateng, Gibran Rakabuming Raka.
Mereka terbang menuju Jakarta memenuhi panggilan DPP PDIP untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) DPP PDIP. Baik duet Puguh maupun Gibran memesan tiket yang sama yaitu pesawat Citilink tujuan Solo-Jakarta dengan jadwal keberangkatan pukul 08.45 WIB.
Purnomo seusai menghadiri deklarasi dukungan dari Srikandi Jebres, di dekat Taman Soekarno-Hatta, Jebres, Minggu (9/2), mengatakan sudah memesan tiket pesawat Citilink pukul 08.45 WIB.
Bersambung ke Hal. 7 Kol. 4
Purnomo yang akan berangkat bersama pasangannya, Teguh Prakosa, mengungkapkan harus berada di Kantor DPP PDIP pukul 13.00 WIB. “Ndak ada yang ngeterke. Besok ya cuma saya dengan Pak Teguh,” ujar Purnomo.
Hal yang sama untuk Gibran. Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu akan menjalani tes pukul 13.00 WIB. Tapi dia belum tahu apa saja yang akan menjadi materi tes. “Saya pakai Citilink pukul 08.45 WIB. Adanya jadwal cuma itu,” ujar Gibran saat berbincang dengan wartawan.
Ihwal keberangkatannya satu pesawat dengan pasangan Puguh, Gibran menyatakan tidak ada masalah. Bahkan menurut dia kesempatan itu bisa menjadi momentum bagus untuk saling menyapa dan berkomunikasi antarsesama kader PDIP.
Sebelum berangkat ke Ibu Kota, Gibran menyempatkan bertemu dengan Ketua DPC PDIP Kota Solo yang juga Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, Minggu. Pertemuan di Rumah Dinas Loji Gandrung itu berlangsung sekitar 45 menit mulai pukul 14.30 WIB hingga 15.15 WIB. Pengusaha kuliner Markobar itu mengaku menemui Rudy, panggilan F.X. Hadi Rudyatmo, untuk bersilaturahmi dan berpamitan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPP PDIP. Pertemuan itu, menurut dia, memberikan semangat dan kepercayaan diri.
“Baru saja ketemu Pak Rudy. Pamitan Pak Rudy. Setelah acara Projo [Pro Jokowi] tadi, saya sowan Pak Rudy di Loji Gandrung. Banyak sekali pesan-pesannya. Kan sudah lama ndak ketemu. Banyak hal menarik, masukan-masukan, teguran juga,” tutur dia
menjelang riding keliling Solo bersama ratusan anak muda.
Menurut Gibran pertemuannya dengan Rudy berlangsung cair. Semua masukan dan wejangan dari Rudy sudah dia catat. “Ya saya senang sekali sebelum ikut fit and proper test diberi kesempatan sowan dan pamitan Pak Rudy,” imbuh dia.
Rudy mengakui Gibran menemuinya untuk berpamitan sebelum mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPP PDIP. ”Pamitan besok mau fit and proper test. Saya jawab nggih mangga,” ujar Rudy.
Ia mengaku tak ada pembicaraan lain dengan Gibran. Rudy juga mengungkapkan tidak memberikan pesan maupun teguran kepada Gibran. “Enggak, enggak negur. Pertemuan hanya sebentar, hanya pamitan besok fit and proper test. Biasa aja,” tutupnya.
Tanpa Persiapan Khusus
Terkait uji kelayakan dan kepatutan tersebut, Purnomo mengaku tidak ada persiapan khusus karena pernah mengikuti tes yang sama. Dia mengatakan mendapat suntikan semangat saat menghadiri acara deklarasi dukungan dari Srikandi Jebres. “Dulu kan pernah dipanggil. Pokoknya bismillah, berdoa. Ndak ada persiapan khusus,” ujarnya.
Sebagai manusia biasa Purnomo mengakui perawaan deg-degan menjelang uji kelayakan dan kepatutan. Tapi dia siap memberikan yang terbaik selama tes berlangsung. Ihwal siapa yang akan melakukan tes, Purnomo tidak tahu persis.
“Materinya apa ndak tahu, nanti ditanya atau bertemu siapa juga ndak tahu. Tapi mestinya dengan Pak Sekjen [Hasto Kristiyanto] dan tim DPP. Pokoknya besok jam 13.00 WIB sudah harus di Kantor DPP PDIP di Lenteng Agung Jakarta,” kata dia.
Apakah undangan uji kelayakan dan kepatutan oleh DPP PDIP sebagai sinyal rekomendasi cawali-cawali Solo akan diberikan kepada Puguh? Purnomo tidak mau berspekulasi. “Ya pokoknya saya kader diundang ya datang. Kalau menduga-duga nanti malah ndak enak. Ini saatnya, sudah dipanggil DPP berarti sudah semakin dekat. Makanya berdoa saja. Seperti tadi doa dari ibu-ibu saya harapkan bener,” urai dia.
Sementara kepastian Gibran diundang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPP PDIP diumukan di hadapan ratusan pengurus dan anggota Pro Jokowi (Projo) saat silaturahmi dan doa bersama di Sekretariat Projo Solo, Nusukan, Minggu. Acara itu diikuti dua legislator DPRD Solo yaitu anggota Fraksi PDIP Ginda Ferachtriawan, dan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Antonius Yogo Prabowo. Mereka berboncengan sepeda motor dan mengikuti kegiatan keliling kota hingga selesai. Yogo mengenakan kaus dan jaket jins bertuliskan nama Gibran sedangkan Ginda memakai kemeja merah dengan rompi warna hitam.
“Hari Senin besok [hari ini] saya insya Allah ke Jakarta untuk mengikuti fit and proper test di DPP PDIP,” tuturnya disambut tepuk tangan anggota Projo.
Dia mengaku tidak melakukan persiapan khusus untuk mengikuti tes. Tapi Gibran sudah memohon doa restu kepada ayahnya, Jokowi, dan ibundanya, Iriana, saat berkunjung ke Jakarta pekan lalu. (JIBI)