Pemerintah Naikkan Level Kewaspadaan Perjalanan ke Singapura

JAKARTA—Meningkatnya jumlah penjangkitan virus corona di Singapura membuat pemerintah Indonesia meningkatkan status kewaspadaan perjalanan ke negeri pulau itu menjadi level kuning. “Kami mengimbau Anda yang sedang dan/atau akan bepergian ke Singapura untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai langkah pencegahan transmisi wabah virus corona,” tulis Kementerian Luar Negeri Indonesia, di laman resminya Senin (10/2).
Langkah pencegahan yang dimaksud yakni menjaga stamina fisik dan psikis, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, rutin mencuci tangan, menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar rumah, serta menghindari interaksi dengan keramaian publik.
Level peringatan perjalanan terdiri dari empat tingkatan. Pertama, biru yang berarti situasi normal. Kedua, kuning yang berarti harus meningkatkan kewaspadaan. Ketiga, oranye yang berarti perjalanan harus pertimbangkan kembali, dan keempat level merah yang berarti larangan untuk bepergian. Dalam kondisi darurat, pelancong juga dapat menggunakan tombol darurat pada aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri untuk menghubungi perwakilan KBRI.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Singapura (MoH) meningkatkan status risiko Disease Outbreak Response System Condition (Dorscon) dari warna kuning menjadi warna oranye. Penetapan itu berdasarkan bertambahnya kasus infeksi di Singapura, serta fakta bahwa penyebarannya bersifat lokal, tidak berhubungan dengan kasus sebelumnya, dan pasien tidak memiliki riwayat perjalanan ke RRT.
Dengan perubahan indikator Dorscon menjadi oranye, virus corona telah dikategorikan berbahaya sehingga Pemerintah Singapura melakukan berbagai langkah penanganan dan pencegahan untuk mengurangi resiko transmisi lebih lanjut. Singapura mengkonfirmasi jumlah kasus virus korona tipe baru di negara itu bertambah menjadi 43 kasus pada Senin. Ini menjadi jumlah terbesar kasus infeksi virus corona di luar Tiongkok, di luar para pasien baru di kapal pesiar yang dikarantina di Jepang.
Dari jumlah total tersebut, sebanyak 22 kasus ditularkan secara lokal, sedangkan enam orang telah sepenuhnya pulih dari infeksi dan keluar dari rumah sakit, dan enam orang dalam kondisi kritis. (Antara/Bisnis.com/JIBI)