Hati-Hati Melintas di Flyover Manahan

SOLO—Aspal jalan di flyover Manahan mulai berlubang. Hal ini diduga akibat pengalihan arus imbas penutupan perlintasan kereta api Purwosari. Pantauan Koran Solo di flyover Manahan, Selasa (11/2), beberapa bagian aspal mulai berlubang. Beruntung, aspal hanya pelapis ruas jalan dari cor beton sehingga lubang tidak terlalu dalam. Kerusakan paling banyak terlihat di akses masuk dan keluar flyover Manahan di sisi barat flyover atau di Jl. Adisucipto. Lalu di sekitar pertemuan arus pertigaan atas flyover badan jalan juga berlubang. Sementara itu, besi drainase flyover seluruhnya dalam kondisi baik.
Salah seorang warga Manahan, Yulianna, menjelaskan flyover Manahan menjadi pilihannya untuk menuju kawasaan pertokoan di wilayah Gatot Subroto. Namun, lubang di  flyover Manahan semakin lama semakin bertambah.
“Lubangnya tidak terlalu dalam, tetapi saat hujan juga membuat tidak nyaman, sepertinya cukup berbahaya juga,” ujar dia saat dijumpai Koran Solo di kawasan Jl. Adisucipto, Selasa.
Ia berharap aspal flyover Manahan yang menjadi rute alternatif pilihan agar segera diperbaiki. Sehingga, pengguna jalan yang melintas tetap merasa aman dan nyaman.
Sementara itu, warga Manang, Sukoharjo, Iqbal Nursiamas, mengatakan seharusnya aspal flyover Manahan segara diperbaiki dikarenakan salah satu jalur terdampak pengalihan arus cukup favorit bagi warga Kota Solo.
Ia menyebut rusaknya jalan justru akan berdampak pada terhambatnya arus lalu lintas yang seharusnya bisa diminimalisasi. “Saya kurang tahu teknis perbaikan aspal di flyover Manahan, seharusnya sebelum digunakan menjadi rute alternatif sudah ada persiapan dahulu. Seharusnya segera diperbaiki mengingat lama waktu pengalihan arus lalu lintas setahun apalagi ini musim penghujan,” ujar dia.
Sebelumnya, Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni, mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol, Andy Rifai, menjelaskan beban arus lalu lintas dampak penutupan perlintasan Purwosari paling berat terjadi di Jl. Adisucipto. Hal itu dikarenakan Jl. Adisucipto menerima arus dari Jl. Prof. Soeharso, Jl. Ahmad Yani, dan Jl. Sam Ratulangi yang hendak mengarah ke flyover Manahan. (Ichsan Kholif Rahman)