Permintaan Pencetakan KTP-El Capai 72.000 Lembar

SOLO—Stok blangko KTP elektronik di kota Solo hanya sekitar 19.000-an lembar, namun permintaan pencetakan mencapai 72.000-an lembar.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Solo memprioritaskan pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) bagi pemegang surat keterangan.
Selain itu, mereka yang masuk daftar Print Ready Record (PRR), seperti warga yang baru berusia 17 tahun, program Besuk Kiamat serta paketan menikah Bening Kekasihku.
Kepala Disdukcapil Kota Solo, Yuhanes Pramono, mengatakan pemegang surat keterangan telah menunggu KTP-el-nya dicetak sejak 2017. “Banyaknya antrean cetak karena dampak pemekaran kelurahan di Kecamatan Banjarsari dan Pasar Kliwon. Sehingga mereka wajib ganti data kependudukan sesuai alamat baru. Namun, karena blangko belum tersedia, pencetakan untuk mereka dihentikan per 22 Januari lalu,” kata dia kepada wartawan, Senin (10/2).
Pramono, sapaan akrabnya, mengatakan dasar pembatasan tersebut adalah Surat Edaran (SE) dari Sekretaris Daerah yang menyebut sejumlah daftar tunggu pencetakan KTP elektronik.
Pihaknya mengatur penjadwalan pencetakan di tingkat kecamatan untuk mengantisipasi warga yang masuk program Besuk Kiamat serta paketan menikah Bening Kekasihku.
“Keduanya enggak boleh kosong, setiap hari selalu ada [data masuk],” jelas dia.
Untuk pencetakan KTP el pemegang surat keterangan, petugas menjemput bola di lapangan. Warga diminta menyerahkan surat keterangan ke kelurahan masing-masing. Kemudian, setelah KTP El dicetak, mereka kembali mengambilnya di kelurahan. “Penyerahan KTP El-nya di kelurahan, petugas kami atur bergantian ke kelurahan” jelas Pramono.
Salah seorang warga terdampak pemekaran kelurahan, Bagas Saputra, mengaku masih memegang KTP el dengan alamat lama. Ia tidak berencana menggantinya dengan KTP el alamat baru mengingat stoknya yang terbatas. “Takutnya kalau sudah diserahkan ke kelurahan, tapi enggak dapat KTP el, malah dapat surat keterangan. Jadi, sementara pegang KTP el lama saja,” kata warga Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon itu, Selasa (11/2). (Mariyana Ricky P.D.)