EVALUASI SIMPANG EMPAT POLRESTA Kendaraan Dilarang Belok Kanan

SOLO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menerapkan sistem early cut off atau perpotongan arus di simpang sebagai pengurai kepadatan di flyover Manahan pada simpang empat Polresta Solo.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Solo, Ari Wibowo, mengatakan tidak ada perubahan arus lintas yang signifikan seusai penerapan sistem itu. Hanya perubahan paling jelas berada dari arah barat Jl. Adisucipto, kendaraan yang melintas sudah tidak diperbolehkan berbelok kanan ke Jl. K.S. Tubun, Gremet, Manahan. Hal itu untuk mengurai kepadatan lalu lintas dari arah timur Jl. Adi Sucipto.
“Ini sebagai evaluasi satu pekan pengalihan arus dampak pembangunan flyover Purwosari. Saat ini dari barat, kendaraan sudah tidak boleh belok ke selatan, apabila hendak mengarah ke Jl. Sam Ratulangi bisa belok kanan di gang sebelum simpang empat Polresta Solo atau berputar di terowongan bawah flyover Manahan melalui Patung Kuda Manahan,” ujar Ari saat ditemui Koran Solo di sela-sela kegiatannya di simpang empat Polresta Solo, Rabu (12/2).
Ia menambahkan penerapan sistem early cut off itu membagi dalam tiga siklus arus lalu lintas. Ia menjelaskan saat arus lalu lintas dari timur berjalan, arus lalu lintas dari barat, utara, dan seluruhnya berhenti. Lalu, saat arus lalu lintas dari barat berjalan, arus lalu lintas dari timur melaju termasuk arus ke arah selatan, tetapi kendaraan yang hendak belok kanan ke Jl. K.S. Tubun berhenti mengikuti petunjuk APILL. Lalu, saat arus dari barat dan timur berhenti, arus dari selatan dan utara berjalan.
Ia mengimbau bagi pengguna jalan dari arah timur yang hendak mengarah ke utara menggunakan lajur kanan. Lalu, pada seluruh arus simpang menggunakan sistem belok kiri ikuti petunjuk lampu.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Koran Solo sekitar pukul 07.15 WIB, arus lalu lintas dari arah timur yang hendak menuju Jl. M.T. Haryono nekat berputar arah di ujung barikade. Lebar Jl. Adisucipto cukup digunakan roda empat berputar arah di ujung barikade.
Ari menyebut seharusnya arus lalu lintas yang hendak menuju Jl. M.T. Haryono melalui Jl. K.S. Tubun dikarenakan kondisi ruas jalan masih memungkinkan. Saat ini ia masih memperbolehkan kendaraan berputar arah di ujung barikade dikarenakan saat berputar ke arah timur, arus lalu lintas dari arah barat berhenti sehingga tidak ada pertemuan arus. Ia menambahkan tujuh fase waktu lama hijau penyesuaian dengan waktu sibuk masih digunakan.
“Evaluasi ke depan terkait kendaraan putar arah di ujung barikade Jl. Adisucipto. Beberapa hari ke depan segera kami pasang rambu larangan putar balik,” imbuh dia.
Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni, mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol. Andy Rifai, menjelaskan aktivasi simpang empat Polresta telah melalui berbagai pertimbangan seperti mengurangi beban flyover Manahan dan penumpukan arus di Jl. dr. Moewardi. Ia mengimbau kendaraan dari arah barat untuk tidak nekat berbelok kanan di simpang empat Polresta Solo, tetapi bisa mengakses gang sebelum simpang empat Polresta Solo. (Ichsan Kholif Rahman)