62.000 Ton Bawang Putih Impor Segera Memasuki Pasar

JAKARTA—Kementerian Perdagangan menyebutkan izin impor 62.000 ton bawang putih dalam waktu dekat segera terbit dari 103.000 ton izin rekomendasi yang diberikan Kementerian Pertanian.
”Dalam proses, sudah ini kami proses, yang baru masuk dalam proses itu sekitar 62.000 ton dan segera terbit,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (14/2).
Menurut dia, persetujuan impor itu sudah bisa diproses karena persyaratannya sudah lengkap. Meski begitu, Oke belum bisa menjelaskan detail jumlah importir yang segera mengantongi izin impor untuk 62.000 ton bawang putih tersebut.
Ia juga belum bisa memastikan 62.000 ton bawang putih tersebut seluruhnya dari Tiongkok , namun ia menyebut izin impor dari India. Oke mengatakan impor bawang putih masih bisa dilakukan dari Tiongkok karena bawang putih bukan menjadi media penularan virus corona berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Sebelumnya, Kementerian Pertanian menerbitkan izin Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) untuk bawang putih sebanyak 103.000 ton dari Tiongkok.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto mengatakan penerbitan izin impor ini dilakukan karena stok bawang putih di dalam negeri kian menipis, yakni 70.000 ton. Stok tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhan sampai pertengahan Maret mendatang.
”Stok kurang lebih 70.000 ton. Jadi sampai Maret itu sebetulnya dari stok masih cukup,” kata Prihasto, Senin (10/2). (Antara)