WOLVERHAMPTON VS LEICESTER Peluang Memberi Tekanan Konstan

WOLVERHAMPTON—Leicester City seperti kehabisan bensin dalam beberapa laga terbaru mereka musim ini. Sejak awal Januari, Si Rubah hanya memenangi dua dari tujuh laga di semua ajang.
Di kompetisi domestik, Leicester cuma mampu memetik empat poin dari potensi 12 poin yang dapat diraih. James Maddison dkk. gagal memanfaatkan inkonsistensi Manchester City di waktu yang sama untuk merebut posisi kedua.
Mengantongi 49 poin dari 25 laga, Leicester masih tertinggal dua angka dari The Citizens di tabel klasemen sementara. Leicester kembali berpeluang mengudeta City saat melawat ke markas Wolverhampton Wanderers di Molineux, Sabtu (15/2) dini hari WIB.
Ya, kemenangan otomatis akan membuat tim asukan Brendan Rodgers melesat ke posisi kedua sekaligus kian mengamankan diri di zona Liga Champions. Leicester sebenarnya cukup nyaman di empat besar dengan keunggulan 10 poin dari Sheffield United di posisi kelima. Namun, bukan berarti posisi Si Rubah aman mengingat kompetisi masih menyisakan 13 pekan.
Di satu sisi, Wolves diprediksi bakal memberi perlawanan sengit akhir pekan ini karena masih menyimpan ambisi tampil di Eropa musim depan. Meski kini tertahan di peringkat kesembilan dengan 35 angka, kemenangan atas Leicester akan membuat Leander Dendoncker dkk. menyodok tiga peringkat ke posisi keenam.
Peringkat keenam (Tottenham Hotspur) hingga kesembilan memang hanya berjarak dua poin. Pelatih Tottenham, Jose Mourinho, menilai Wolves bersama Sheffield bakal menjadi kuda hitam yang berpotensi menjadi pesaing tim empat besar.
“Para manajer dapat mengatakan tidak, tapi kenyataannya iya. Bukan hanya karena posisi mereka di klasemen saat ini, tapi karena kekuatan dan kualitas mereka,” ujar Mourinho dilansir Express, Kamis (13/2).
Anak asuh Nuno Espirito Santo bisa memanfaatkan kondisi limbung Leicester yang gagal menang di dua laga beruntun, salah satunya ditumbangkan Aston Villa dengan skor 1-2 di Piala Liga. Catatan lainnya, Leicester wajib waspada karena mereka tak pernah menang di kandang Wolves sejak 2006. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)