Digerebek, Residivis Tabrak Mobil Polisi

SRAGEN—Satuan Reserse Narkoba Polres Sragen meringkus tiga residivis dalam waktu bersamaan. Dua orang diringkus saat pesta narkoba. Sementara satu residivis lainnya merupakan seorang polisi gadungan yang menipu seorang bidan desa.
Penangkapan tiga residivis itu bermula dari laporan masyarakat yang menyebut adanya pesta narkoba jenis sabu-sabu di rumah Suwarno, 40, warga Dukuh Made, Desa Gabus, Ngrampal, Sragen, Kamis (13/2) pukul 16.00 WIB.
Tiga residivis yang ditangkap itu adalah Rudiyanto, 30, sopir travel yang pernah dipidana selama dua tahun di Indramayu karena kasus pencurian kendaraan bermotor, Wahyu, 39, sopir angkot yang pernah dipidana 1,5 tahun di Bekasi karena kasus pencurian kendaraan motor, dan David, 35, sopir asal Ngramble, Ngawi, Jawa Timur, yang pernah dipidana 1,5 tahun di Bekasi karena kasus penipuan. Saat polisi datang, Suwarno, melarikan diri dengan lewat pintu belakang rumah. Hingga Jumat pagi, Suwarno masih dalam pencarian polisi.
Tiga tersangka lainnya berusaha melarikan diri dengan mengendarai mobil Toyota Calya berpelat nomor E 1810 RJ. David yang menjadi sopir mobil itu sempat menabrakkan kendaraan itu ke mobil aparat yang akan menangkap mereka.
Ketiga tersangka mengabaikan tembakan peringatan dari petugas. Mereka tetap tancap gas. Polisi akhirnya melepaskan tembakan ke arah mobil itu hingga mereka akhirnya menyerah.
Saat digeledah, polisi menemukan barang bukti berupa satu paket sabu-sabu seberat 1,12 gram. Dari tangan David, polisi menyita barang bukti berupa satu setel seragam polisi lengkap dengan atribut kepangkatan AKP.
Polisi Gadungan
Polisi juga menyita dua KTP milik David. Satu KTP diduga asli namun palsu (aspal) dengan pekerjaan sebagai polisi. Sementara satu KTP lainnya diduga asli dengan pekerjaan sebagai sopir.
Belakangan diketahui, David mengaku-ngaku sebagai polisi yang bertugas di Badan Nasional Narkotika (BNN) untuk menipu seorang janda yang bekerja sebagai bidan desa di Bojonegoro, Jawa Timur. Dari tangan janda itu, David membawa kabur uang Rp38 juta.
“Ketiga tersangka ini berencana mencuri mobil. Namun, mereka ditangkap sebelum beraksi karena kasus narkoba,” jelas Kasat Reserse Narkoba Polres Sragen AKP Joko Satrio Utomo mewakili Kapolres AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, kepada Koran Solo, Jumat (14/2) pagi.
Rudiyanto dan Wahyu ditahan Satuan Reserse Narkoba Polres Sragen. Sementara David yang tidak ikut pesta narkoba diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen atas kasus pemalsuan KTP dan penipuan. Sejumlah barang bukti dibawa ke Mapolres Sragen untuk penyidikan lebih lanjut. (Moh. Khodiq Duhri)