Sapi Masuk Sumur, Evakuasi dengan Gelontor Air

SUKOHARJO—Seekor anak sapi seberat 1,5 kwintal milik Wiyono, warga RT 002/RW 002, Dusun Karangrejo, Desa Kemasan, Polokarto, Sukoharjo, tercebur sumur sedalam 10 meter, Jumat (14/2) sekitar pukul 13.00 WIB. Evakuasi anak sapi itu melibatkan petugas dan mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk menggelontor air ke sumur.
Informasi yang dihimpun Koran Solo, anak sapi berumur enam bulan itu keluar dari kandang yang letaknya di belakang rumah Wiyono. Terdapat sumur sedalam 10 meter di samping kandang sapi. Sumur itu tak lagi digunakan Wiyono maupun warga. Anak sapi itu terperosok dan jatuh ke sumur.
Kala itu, Wiyono tengah menunaikan Salat Jumat di masjid desa. Setiba di rumah, Wiyono memeriksa kandang sapi. Dia kaget anak sapi hilang di kandang. “Wiyono lantas mencari anak sapi di sumur. Saat ditemukan, anak sapi itu tak bisa bergerak di dasar sumur,” kata Wakil Komandan SAR Sukoharjo, Muchlis, kepada Koran Solo.
Warga menghubungi SAR Sukoharjo dan petugas damkar untuk mengevakuasi sapi dari sumur. Evakuasi dilakukan dengan menggelontor air ke sumur sehingga ketinggian air sumur bertambah hingga bibir sumur. “Satu unit mobil damkar dikerahkan untuk mengevakuasi sapi yang tercebur sumur. Proses evakuasi berlangsung sekitar 20 menit. Sekarang anak sapi sudah dievakuasi dan tidak mati,” ujar dia.
Kejadian ini bukan kali pertama di Sukoharjo. Peristiwa serupa terjadi pada 2017. Kala itu, sapi seberat lima kwintal tercebur sumur di Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo. Sapi milik Kasino itu berlari-lari di pekarangan rumah dan terperosok ke dalam sumur. Evakuasi sapi dilakukan dengan menggelontor air ke sumur. (Bony Eko Wicaksono)