Hujan dan Angin Landa Solo Halte Tertimpa Pohon, Pelajar Terluka

SOLO—Hujan deras disertai angin kencang membuat bagian pohon angsana tumbang menimpa Halte BST di Jl. Bhayangkara, Tipes, Serengan, Solo, Selasa (25/2) pukul 12.30 WIB.

Ichsan Kholif Rahman
redaksi@koransolo.co

Akibatnya, halte yang roboh menimpa para pelajar yang sedang berteduh. Salah seorang saksi mata, Khusna, pekerja took spare part di depan lokasi kejadian, saat ditemui Koran Solo mengatakan saat hujan deras halte itu digunakan belasan pelajar berteduh.
Tiba-tiba pohon tumbang menimpa halte dengan cepat. Beberapa pelajar yang menyadari pohon tumbang langsung melarikan diri menghindari pohon itu.
Namun, beberapa pelajar yang mayoritas perempuan berada di dalam halte tidak bisa menghindar. Akibatnya, salah seorang pelajar terjebak di reruntuhan halte.
“Tadi warga langsung mengevekuasi pelajar itu saat hujan deras, jadi besi haltenya diangkat supaya pelajar perempuan itu bisa keluar. Sepertinya, ada sekitar tujuh orang pelajar yang berada di halte saat pohon tumbang. Tak selang beberapa lama petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Linmas, Polisi, langsung mengevakuasi pohon,” ujar dia.
Staf Penanggulangan Bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, Jumadi, mengatakan setelah memperoleh informasi ia beserta petugas medis segera menuju lokasi pohon tumbang menggunakan ambulans. Namun, para korban sudah dievakuasi ke klinik kesehatan tak jauh dari lokasi. Menurutnya, ada enam orang yang tertimpa halte dua di antaranya terluka memar pada bagian punggung dan wajahnya.
“Tadi sudah diperiksa di klinik kondisi para korban hanya luka ringan saja,” ujar Jumadi.
Sementara itu, petugas klinik pratama White Rose, Cinta Maharani, mengatakan ada enam orang pelajar SMP yang dibawa ke klinik. Menurutnya, dua orang terluka memar dan lecet pada bagian wajahnya. Lalu, empat pelajar lainnya dalam kondisi trauma.
“Tadi semuanya menangis karena terkejut, tindakan kami hanya membersihkan luka-luka saja. Ada lima orang pelajar perempuan dan seorang pelajar laki-laki. Satu jam seusai kejadian para pelajar sudah dijemput orang tua masing-masing,” papar dia.
Diperbaiki
Kepala Bidang Angkutan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, M. Taufiq, menjelaskan rusaknya halte BST akan segera diperbaiki agar dapat berfungsi kembali. Menurutnya, ia sudah berkoordinasi dengan pihak pemeliharaan Halte BST agar segera memperbaiki halte itu.
Kepala BPBD Solo, Eko Prajudhy Noor Ali, mengatakan perlu waktu sekitar 40 menit untuk mengevakuasi pohon agar tidak menganggu arus lalu lintas di Jl. Bhayangkara. Menurutnya, tumbangnya pohon angsana karena tidak kuat menahan hujan deras dan angin.
Ia mengimbau saat hujan deras untuk menghindari pepohonan sebagai lokasi berteduh. Menurutnya, berdasarkan info Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan deras bakal terjadi hingga tiga Kamis (27/2) mendatang.