Polda DIY Siapkan 4 Lokasi E-Tilang

SLEMAN—Ditlantas Polda DIY segera menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau sistem tilang elektronik. Setidaknya sudah ada empat titik telah dipasang kamera canggih yang mampu menangkap berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas.
Dirlantas Polda DIY, Kombes I Made Agus Prasatya menerangkan, tilang elektronik ini bisa diberlalukan paling tidak pada Maret atau awal April 2020. Saat ini masih dalam tahap pemasangannya.
”Kami masih melakukan proses instalasi kamera artificial intelligence, kamera cerdas untuk penegakan hukum secara elektronik. Setelah akurasi mencapai mendekati 100 persen, baru akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ucap Made Agus dikutip dari detik.com, Jumat (28/2).
Made memaparkan empat lokasi yang menjadi penerapan awal sistem ini yakni Simpang Empat Ketandan Ring Road Timur, Simpang Tiga Ring Road Maguwoharjo, Simpang Empat Ngabean, dan Persimpangan Tambak, Wates, Kulon Progo.
”Untuk menyongsong bandara baru, YIA Kulon Progo, itu kami pasang kamera check point di Tambak, Wates, Kulon Progo. Untuk pelanggaran-pelanggaran batas kecepatan, safety belt, dan menggunakan handphone [saat berkendara],” paparnya.
Kamera-kamera itu, lanjut Agus, menggunakan teknologi Automatic Number Plate Recognition (ANPR) atau biasa disebut kamera ePolice. Perangkat yang mampu mendeteksi dan merekam informasi pelat nomor kendaraan itu untuk menangani kasus pelanggaran rambu, marka jalan, dan menerobos lampu lalu lintas. Itu sama dengan teknologi yang digunakan di Surabaya dan Jakarta.
”Kami menggunakan metode konfirmasi, jadi setelah di-capture [identitas kendaraan] oleh back office MTRC, akan diverifikasi,” jelasnya.
”Setelahnya, surat atau pemberitahuan tilang akan dikirimkan via kantor pos maksimal tiga hari sejak waktu pelanggaran,” lanjutnya.
Mereka yang menerima surat tersebut wajib melakukan konfirmasi dalam tenggat waktu 15 hari. Jika tidak administrasi kendaraannya akan langsung ditutup dan tak lagi bisa membayar pajak kendaraan. (JIBI)