Waduk Cengklik Park Dibangun Wahana Permainan & Kuliner Hadir di Ngemplak

BOYOLALI—Arena permainan dan pusat kuliner akan hadir di sekitar Waduk Cengklik, Ngemplak, Boyolali. Lokasi tersebut dilengkapi kolam renang, komidi putar, bombom car, rumah adat berbagai daerah dan sebagainya.
Berdasarkan pantauan Koran Solo, Jumat (28/2), proses pembangunan kawasan tersebut masih berlangsung. Beberapa pekerja masih beraktivitas menyelesaikan lokasi wisata baru itu. Terlihat beberapa wahana permainan sudah tertata di dalamnya, seperti komidi putar, bombom car, serta kereta monorel, dan sebagainya. Ada juga patung-patung binatang yang masih bertumpuk di sekitar pintu masuk.
Pengelola Waduk Cengklik Park, Boyolali, berencana menggabungkan unsur tradisional dan modern di dalam satu lokasi. Susilo Puji Astuti, Manager Pemasaran Waduk Cengklik Park, mengatakan di area yang berada di lahan seluas 11.000 meter persegi itu dilengkapi dengan bangunan dua joglo. Masing-masing akan menjadi lokasi pusat kuliner.
“Joglo pertama akan menjadi pusat kuliner tempo dulu. Sedangkan joglo kedua akan menjadi pusat kuliner kekinian,” kata dia saat ditemui Koran Solo di Waduk Cengklik Park, Jumat (28/2). Selain adanya tenant kuliner, di joglo tersebut juga terbuka untuk kegiatan pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Di belakang bangunan joglo terdapat panggung pertunjukan. Sedangkan di sisi panggung ada kolam renang. Menghadap ke kolam renang, ada juga beberapa bangunan rumah adat Nusantara. Meskipun bangunan rumah adat tersebut hanya berupa bangunan sisi depan saja. Di lokasi yang dikelilingi tembok, terdapat ruang yang menampilkan beberapa bangunan keajaiban dunia atau ikon dari beberapa negara. Seperti Menara Pisa, patung Liberty dan sebagainya.
Menurut Puji, pembangunan Waduk Cengklik Park saat ini sudah mencapai 90%. Setelah selesai pembangunan, Waduk Cengklik Park akan dibuka untuk umum. ”Kalau tidak ada halangan, akan dibuka 25 Maret,” lanjut dia.
Di sisi lain Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Susilo Hartono, mengatakan pengembangan destinasi wisata di Boyolali akan terus dilakukan. Menurutnya, saat ini Pemerintah Kabupaten Boyolali juga tengah berkomunikasi dengan investor untuk pengembangan destinasi wisata. “Ada rencana pembangunan destinasi wisata yang menampilkan ikon dunia. Selain itu untuk pengembangan destinasi wisata religi,” kata dia saat ditemui Koran Solo di Ngemplak, Boyolali, Jumat. (Bayu Jatmiko Adi)