ANTISIPASI COVID-19 Persis Kampanye Antisipasi Persebaran Corona

SOLO—Persis Solo meng-geber sejumlah kampanye mengantisipasi persebaran virus corona di masa penghentian sementara kompetisi Liga 2 Indonesia 2020.
Salah satu kampanyenya bertajuk “Saya Lawan Corona” yang berisi anjuran menjaga kebersihan agar terhindar dari paparan Corona. Publik dilibatkan aktif dalam kampanye tersebut dengan men-download file gambar di Google drive yang dapat diakses melalui Twitter Persis Solo. Gambar itu bertuliskan tagline “Saya Lawan Corona” dengan dibubuhi cara mencuci tangan secara benar. Nantinya, publik dapat memasang foto pribadi di sisi kanan poster kampanye tersebut.
“Ini menjadi salah satu langkah kami untuk membantu mengantisipasi wabah Covid-19,” ujar Media Officer Persis Solo, Heri Kiswanto, saat dihubungi Espos, Rabu (25/3).
Jumlah pengikut akun media sosial (medsos) Persis yang mencapai ratusan ribu orang menjadi sarana efektif untuk sosialisasi antisipasi Corona. Sejak kampanye tersebut digeber pada Selasa (24/3), sudah banyak suporter maupun publik secara umum yang menggaungkan “Saya Lawan Corona” di medsos masing-masing. Sejumlah pemain Persis seperti Hapidin, Tri Handoko dan Gufroni Al Maruf pun turut berpartisipasi dalam kampanye tersebut. Demikian halnya tim pelatih seperti Salahudin dan Budi Kurnia. “Terus budayakan pola hidup bersih dan sehat. Kita jangan sampai kalah dengan virus,” ujar Salahudin.
Setelah kampanye “Saya Lawan Corona”, Persis membuat konten baru yang berisi informasi call center sejumlah rumah sakit di Solo. Konten yang dirilis Rabu siang itu dibubuhi foto trio Persis, Bruno Casimir, Sansan Fauzi, dan Dedi Tri Maulana plus gambar latar bertuliskan “Di Rumah Aja”.
“Pastikan dirimu tetap #dirumahaja bila memang tidak ada keperluan yang benar-benar penting. Jaga kesehatan, jaga kebersihan, jaga pola makan! Stay safe everyone,” cuit Persis dalam akun Twitter mereka.
Solo sendiri sudah menjadi daerah dengan kejadian luar biasa (KLB) corona sejak 14 Maret. Kebijakan itu membuat aktivitas sekolah diliburkan selama dua pekan atau hingga akhir Maret. Belakangan Pemkot memperpanjang status KLB hingga 13 April lantaran korban meninggal dunia karena Covid-19 bertambah. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)