BURSA TRANSFER PEMAIN Langkah Sancho Bisa Tersandung

 

LONDON—Jadon Sancho dikabarkan diminati banyak klub sepak bola di Eropa. Sejak pindah ke Borussia Dortmund dari Manchester City pada 2017/2018, Sancho bisa menunjukkan potensinya. Dalam 90 pertandingan di semua ajang, ada 31 gol yang ia buat.
Ada kontribusi Sancho yang lebih krusial untuk Dortmund. Dia membukukan 42 assist, atau menjadi kreator gol dari Die Borussen. Dengan bakatnya itu, Sancho masuk ke dalam daftar 10 besar pemain yang paling bernilai saat ini. Dia ditaksir senilai 109,9 juta poundsterling atau setara Rp2,1 triliun.
Eks pemain Bayern Munich, Lothar Matthaeus, memprediksi Sancho memang akan kembali ke Inggris. Tapi, dia meragukan Man. United atau Chelsea yang akan menjadi tujuannya.
”Dia mungkin kembali ke Inggris. Tapi, apa dia ingin ke Chelsea atau United?” kata Matthaeus dikutip detik.com, Rabu (25/3).
”Keduanya mungkin tak bermain di Liga Champions musim depan. Saya bisa membayangkan Sancho di Bayern, juga karena dia bisa bermain di kedua sisi sayap,” lanjutnya.
Sementara itu, dailymail.co.uk, Rabu, menyatakan wabah virus corona bisa menjadi batu sandungan bagi Man. United dan Chelsea dalam upaya mereka mendapatkan Sancho musim panas ini.
Media terbitan Jerman, Bild, menyebut anggaran United dan Chelsea untuk jendela transfer akan tergantung pada apakah mereka menerima jumlah total [seluruh] pendapatan hak siar televisi untuk musim ini.
Jika krisis corona terus menyebabkan penundaan sepak bola, kedua klub mungkin harus berjuang keras untuk bisa memenuhi harga yang diminta Dortmund senilai 118 juta poundsterling.
Sancho dikontrak ke Dortmund hingga 2022 dan mereka tentu tidak terburu-buru untuk menjual salah satu aset berharga mereka.
Telegraph juga melaporkan bahwa sekarang ada ketidakpastian mengenai apakah pemilik memiliki keinginan untuk menghabiskan banyak uang setelah dana mereka tersedot untuk menutup anggaran yang “bocor” akibat wabah corona.
Pada Selasa (24/3) malam, sepak bola Inggris sedang mengeksplorasi proposal untuk memperpanjang jendela transfer musim panas hingga akhir Januari mendatang. Ada ketidakpastian besar tentang bagaimana jendela musim panas, yang akan dibuka pada tanggal 1 Juli dan ditutup pada tanggal 31 Agustus, setelah penundaan kompetisi. (Tri Wiharto/JIBI)