KEPEDULIAN SUPORTER Tugimin & Jersey No. 12 yang Tak Sempat Dipakai

Chrisna Chanis Cara

Fajar Mulya Pradipta tak bisa menahan haru saat berkunjung ke sebuah rumah sederhana di daerah Rejosari, Srimartani, Piyungan, Bantul, Jogja, Senin (23/3) malam. Kehadiran Fajar bersama dua rekannya, Dimas dan Afif, diiringi isak tangis keluarga penghuni kediaman.
Itu adalah rumah Tugimin, korban kecelakaan lalu lintas di Piyungan, akhir pekan lalu, yang saat kejadian ia mengenakan jersey Persis. Saat itu Fajar dkk. berencana menyerahkan donasi yang digalang Pasoepati sejak pekan lalu.
“Saya terus terang ikut sedih. Keluarga mereka terus menangis. Mereka tidak menyangka, kok ada suporter yang peduli, padahal kenal saja tidak,” ujar Fajar, Menteri Sosial DPP Pasoepati, saat berbincang dengan Espos, Rabu (25/3).
Ketika Pasoepati berkunjung ke Rejosari, Tugimin masih bergulat di Ruang ICU Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Jogja. Sejak Rabu (18/3) lelaki 60 tahun itu dirawat di RS menyusul pendarahan otak yang dialaminya. Namun, Tugimin akhirnya memenuhi takdirnya. Pada Selasa (24/3) pukul 08.50 WIB, ayah dari empat anak itu meninggal dunia. “Beliau sudah koma sejak beberapa hari,” ucap Fajar.
Kesedihan mendalam juga dirasakan Fajar dkk. Sepekan terakhir mereka meluangkan waktu dan tenaga untuk mengupayakan biaya perawatan Tugimin. Selain menggalang dana, anggota Pasoepati patungan membeli jersey kandang Persis musim ini untuk Tugimin.
Jersey yang diberi nomor 12 itu turut diserahkan saat Pasoepati berkunjung ke Rejosari, sehari sebelum Tugimin mengembuskan napas terakhir. “Jersey itu hasil patungan enam anggota kami. Ini menjadi penghormatan kami pada Pak Tugimin. Meski bukan orang Solo, beliau dengan bangga dan berani mengenakan kostum Persis. Sayang, kostum itu tidak akan pernah beliau pakai,” sesal Fajar.
Pasoepati mengatakan penggalangan dana ditutup Rabu (25/3) pukul 19.23 WIB. Hingga Selasa (24/3) malam, donasi yang terkumpul sudah mencapai Rp4.35.446. Fajar menambahkan sejauh ini dana yang sudah disalurkan sekitar Rp3 juta plus sembako.
Di sisi lain, Persis Solo turut menyampaikan rasa duka mendalam. “Keluarga besar Persis Solo turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Tugimin. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan segala dosanya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran. Amin,” demikian tulis Persis di akun Twitter dan Instagram. (JIBI)