STADION KEBO GIRO Belum Jadi Sudah Dicoret-Coret

 

BOYOLALI—Sejumlah pihak geram dengan aksi vandalisme yang menyasar Stadion Kebo Giro, Boyolali, beberapa hari terakhir. Hal tersebut disayangkan mengingat stadion yang terletak di Desa Paras, Cepogo itu adalah salah satu primadona baru Kabupaten Boyolali.
Pembangunan stadion masih dalam proses dan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Aksi coret-coret itu mulai menyedot perhatian publik saat akun Instagram @Stadion Kebo Giro mengunggah status pada Senin (23/3). Unggahan itu menunjukkan sejumlah dinding stadion berwarna abu-abu yang penuh coretan dari kapur. Beberapa coretan menggambarkan hal yang tak senonoh.
Pengelola akun Instagram lantas melaporkannya pada Bupati Boyolali, Seno Samodro, dan Persebi Boyolali selaku calon penghuni stadion, serta sejumlah pihak lain. “Iki sih anyar lho. Yen ora isa jaga ora usah dha rene [Ini masih baru lho. Kalau tidak bisa menjaga tidak usah ke sini]. Setop vandalisme,” tulis akun Instagram @jatengfootballfans.
Pada Selasa (24/3), sejumlah warga saling bantu membersihkan coretan itu dengan lap dan air bersih. Kelompok pendukung Persebi, Brigade Boys Boyolali (BBB), mengutuk keras para pelaku aksi vandalisme di Stadion Kebo Giro. Pembina BBB, Warsono Windo Winawan, tak habis pikir dengan ulah tak bertanggungjawab yang menyasar calon stadion kebanggaan warga Boyolali.
“Kami akan mengerahkan anggota untuk ikut mengawasi stadion. Kalau ada coretan juga akan langsung kami bersihkan,” ujar Wawan, sapaan akrabnya, saat dihubungi Espos, Rabu (25/3).
Informasi yang dihimpun Espos, pihak ketiga sejatinya sudah menyiagakan dua personel untuk menjaga stadion 24 jam. Namun, warga yang silih berganti mengunjungi stadion karena penasaran tampaknya membuat penjaga kewalahan. Manajer Persebi, Kukuh Hadiatmo, menyayangkan masih ada aksi vandalisme di ruang-ruang publik. “Stadion Kebo Giro ini aset dan fasilitas umum. Mari kita pelihara dan jaga kebersihannya.”
Hingga Maret, proyek telah mencapai sekitar 95% dan menyisakan pekerjaan di tribune timur (VIP). Pembangunan stadion berkapasitas 12.000 orang itu akan dituntaskan tahun ini dengan tambahan dana Rp11 miliar. Stadion yang dikerjakan PT Harapan Jaya Lestarindo itu diharapkan dapat dipakai Persebi mulai 2021. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)