Charles Sakit, William-Harry Akur Lagi

Kabar Pangeran Charles terpapar virus corona membuat publik inter-nasional terkejut. Keluarga Kerajaan Inggris pun tak kebal terhadap virus yang ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO tersebut.
Pangeran yang berusia 71 tahun tengah diisolasi di Skotlandia bersama istrinya, Camilla yang dinyatakan negatif Covid-19. Pangeran Charles pun menjadi anggota keluarga kerajaan Inggris pertama yang terpapar corona.
Beberapa pekan belakangan, Pangeran Charles termasuk orang yang memiliki jadwal yang padat. Ia pun kerap hadir di berbagai acara publik demi memenuhi tugasnya sebagai anggota Kerajaan Inggris.
Pada 10 Maret, Pangeran Charles sempat hadir di acara WaterAid. Dalam acara tersebut ia sempat bertemu dengan Pangeran Albert dari Monaco dan berjabat tangan dengannya yang mana ternyata positif Covid-19.
Publik berasumsi Pangeran Charles terpapar dari Pangeran Albert. Ada juga kabar, ia menghadiri acara Kanika Kapoor di London, meski kabar itu tak benar atau hoaks.
Setelah Pangeran Charles diumumkan positif Corona, Ratu Elizabeth II yang dalam keadaan sehat mengunggah sebuah foto resmi di akun Instagram The Royal Family. Tampak Ratu Elizabeth berkomunikasi dengan PM Boris Johnson melalui sambungan telepon.
Tak berbeda dengan Ratu Elizabeth, Pangeran Charles rupanya masih tetap bekerja. Dalam pernyataan yang dirilis oleh Clarence House, sang pangeran hanya merasakan gejala minim sehingga masih bisa bekerja seperti biasa.
”Pangeran Charles tak ingin keadaannya membuat heboh, karena jelas ribuan orang menderita karena virus ini. Bahkan beberapa lebih parah dari dirinya,” tulis staf Clarence House, Kamis (26/3).
”Sang Ratu tengah melakukan agenda rutin mingguannya untuk mendengarkan laporan dari Perdana Menteri Boris Johnson,” tulisnya.
Selain itu mereka juga menjelaskan Sang Ratu terakhir menemui Pangeran Charles pada 12 Maret. ”Mereka mengikuti anjuran penasehat kesehatan untuk menjaga kesehatan mereka,” cuitnya. Seharusnya pekan ini, Ratu Elizabeth II hadir di acara publik untuk menghormati para petugas medis dan volunteer yang sudah bekerja dengan maksimal untuk para korban Covid-19.
Pihak Kerajaan Inggris pun memilih mengungkapkan hal tersebut lewat tweet-nya dan berterima kasih pada mereka semua. ”Terima kasih kepada @RoyalVolService yang sudah melayani dan mendukung program rekruitmen ini. Volunteer selalu memiliki peran besar di dalam masyarakat apalagi dalam keadaan sulit seperti ini. Karena itu kami mengucapkan terima kasih pada kalian,” tulisnya.
Sakitnya Pangeran Charles membuat hubungan dua putranya Pangeran William dan Pangeran Harry yang kini tinggal di Kanada menjadi akur lagi.
Dilansir dari Fox News, disebutkan Harry berniat untuk kembali ke Inggris dan menjenguk ayahnya itu. Namun karena larangan berpergian membuatnya tak bisa meninggalkan Kanada.
Ia berkomunikasi dengan sang kakak, Pangeran William, tentang kesehatan ayah mereka. ”Harry dan William kembali berkomunikasi dan ini menyembuhkan luka-luka lama mereka. Keduanya kerap berkomunikasi dengan Pangeran Charles lewat video dan ia pun bercanda dirinya sangat bahagia melihat kedua putranya bersama lagi,” tutur sumber dekat mereka.
Pangeran Charles kini tengah menjalani isolasi di kediamannya di Balmoral Estate, Skotlandia, bersama sang istri, Camila. Namun Camilla dinyatakan negatif corona. (detik/JIBI)