Tanah Gerak Disertai Suara Gemuruh 127 Warga Ponorogo Mengungsi

PONOROGO—Sebanyak 42 keluarga atau 127 orang di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengungsi ke tempat aman setelah bencana tanah gerak terjadi di desa tersebut.
Peristiwa pergerakan tanah disertai suara gemuruh itu terjadi di Desa Talun pada Rabu (25/3) malam. Bencana alam ini terjadi setelah hampir seharian hujan mengguyur wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Imam Basori, mengatakan setelah mendapatkan laporan kejadian tersebut dia memerintahkan personel untuk mengantarkan logistik kepada para pengungsi. Warga mengungsi di tiga lokasi yaitu di rumah warga dan musala yang kondisinya aman.
“Semalam untuk logistik dan keperluan lainnya sudah kami distribusikan ke tempat pengungsian yaitu di rumah Radun, rumah Katemin, dan musala,” kata dia yang dikutip dari laman resmi Pemkab Ponorogo ponorogo.go.id, Kamis (26/3).
BPBD pada Kamis pagi melakukan pemetaan di lokasi pergerakan tanah yang disertai suara gemuruh yang ada di Desa Talun. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah terjadi longsoran atau tidak. Selain itu juga untuk menentukan jalur evakuasi.
“Pagi ini kami lakukan pemetaan terkait terjadi longsoran lagi atau tidak. Serta membikin jalur evakuasi bila terjadi longsoran,” kata Basori. (Abdul Jalil/Madiunpos.com/JIBI)