Pasien Positif Corona 16 Hari Dirawat, Pemandu Wisata Sembuh

Spanduk berisi larangan masuk dan penghalang dari bambung dipasang oleh warga di kawasan RT03 RW12 Kelurahan Jebres, Jebres, Solo, Minggu (29/3). Pemasangan spanduk dan penghalang tersebut sebagai upaya karantina lokal yang dilakukan warga untuk mencegah persebaran virus corona di Kota Solo.

SEMARANG—Seorang pemandu wisata asal Solo, Robby, yang menjadi salah satu pasien positif corona di RS dr. Moewardi (RSDM) dinyatakan sembuh.
Setelah menjalani isolasi 16 hari, virus di tubuh pemuda yang sehari-hari bekerja di Bali tersebut dipastikan sudah hilang.
Bersambung ke Hal. 7 Kol. 4
”Alhamdulillah Pak, saya sudah melewati masa inkubasi dan sudah dinyatakan negatif. Ini masih di rumah sakit Pak, sekarang siap-siap pulang ke rumah,” kata Robby saat dihubungi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, melalui panggilan video, Minggu (29/3) sore, yang rekamannya kini tersebar di internet.
Kepada Ganjar, Robby mengaku tertular saat berada di Pulau Dewata. Ketika itu dirinya merasa demam hingga akhirnya memutuskan pulang kampung di Solo. Namun setibanya di Bandara Adi Soemarmo, Robby langsung dibawa ke RSDM.
”Setelah dicek, saya dinyatakan positif. Saya belum sempat pulang dan langsung dirawat. Alhamdulillah sekarang sudah sehat, sudah dinyatakan negatif,” imbuhnya.
Selain Robby, pada kesempatan itu Ganjar juga menghubungi satu pasien lagi yang sudah dinyatakan sembuh. Pasien itu yakni Purwanti, yang juga menjalani perawatan di RSDM.
Berbeda dengan Robby, Purwati sudah diizinkan pulang setelah dinyatakan sembuh. Ia tertular virus corona dari suaminya yang mengikuti seminar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Suami Purwati meninggal dunia, Selasa (24/3), saat menjalani perawatan di RSDM.
Ganjar menelepon dua pasien yang sembuh dari virus corona itu untuk mendengar cerita dan pengalaman mereka. Bagaimana awal mereka tertular, bagaimana bertahan, cerita selama proses penyembuhan dan kisah selama menjalani masa-masa sulit di inkubasi.
”Agar masyarakat bisa belajar dari kisah ini, belajar dari pengalaman mereka yang berhasil berjuang untuk sembuh. Mudah-mudahan ini menginspirasi semuanya,” kata Ganjar.
Kisah ini, lanjut Ganjar, juga dapat menjadi pelecut semangat bagi mereka yang dinyatakan positif, orang dalam pengawasan (ODP), maupun pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona untuk berjuang sembuh.
Ia juga meminta doa dan dukungan dari semua masyarakat agar pasien maupun tenaga medis diberikan kesehatan.
Dengan kesembuhan Robby, saat ini sudah ada tiga pasien positif virus corona di Jateng yang dinyatakan sembuh. Tiga pasien itu dua di antaranya dirawat di RSDM dan satu pasien dirawat di RSU Telogorejo Semarang.

Imam Yuda Saputra
redaksi@solopos.co.id