TUDINGAN MELANGGAR HAK CIPTA Atta Menang, Nagaswara Banding

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat me­nolak gugatan label musik Nagaswara terhadap keluarga Gen Halilintar terkait hak cipta lagu Lagi Syantik yang diubah liriknya tanpa meminta izin.
Tak terima, Nagaswara naik banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta. ”Ya namanya perjuangan, Nagaswara akan tetap berjuang membela hak cipta ini tegak dan terlindungi dengan baik di Indonesia,” kata Andre, salah satu perwakilan Nagaswara, Selasa (31/3).
”Langkah kami tentunya dengan naik banding, teknisnya nanti dengan kuasa hukum,” sambungnya.
Nagaswara masih optimis kalau pihaknya akan tetap menang. Demi keadilan, mereka maju terus pantang mundur. ”Perasaan kami tetap optimis melangkah walau saat ini perjuangan belum berhasil, namun ke depan masih ada peluang dan waktu untuk kembali memperjuangkan hak cipta ini agar terlindungi dan mendapatkan haknya dengan benar, sesuai porsinya,” pungkas Andre.
Seperti diketahui, Nagaswara menggugat keluarga Gen Halilitar secara perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Nagaswara mempermasalahkan soal single Lagi Syantik yang diubah liriknya oleh Gen Galilintar tanpa meminta izin dan dipublikasikan ke Channel YouTube. Lagu tersebut dipopulerkan pedangdut Siti Badriah.
Pengacara keluarga Gen Halilintar, Sunan Kalijaga, gembira dengan putusan pengadilan yang memenangkan kliennya. ”Tanggapan dari saya selaku ketua tim hukumnya keluarga Gen Halilintar, pertama saya mengucap syukur kepada Allah SWT bahwa hari ini majelis hakim telah memutuskan untuk menolak seluruh gugatan dari pihak penggugat,” kata Sunan Kalijaga, Senin.
Sunan menyebut Gen Halilintar bakal mengambil kasus ini sebagai bahan pembelajaran. ”Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak penggugat dalam hal ini Nagaswara karena gugatannnya, apa yang dia gugat itu menjadikan keluarga Gen Halilintar itu satu pembelajaran yang sangat berarti,” bebernya.
Sunan juga berharap para YouTuber dan label musik dapat bekerja sama nantinya dengan baik.
”Artinya, mengingat industri musik Indonesia ini harus kita jaga, kita besarkan dan kami tim kuasa hukum berharap agar industri musik ke depannya dan para YouTuber dapat bekerja sama dengan baik untuk memajukan musik Indonesia,” imbuhnya.
”Kalau saya pribadi menilai tidak ada yang menang dan kalah karena saya yakin kedua belah pihak, baik penggugat atau tergugat dapatkan pembelajaran yang berarti dalam peristiwa ini,” pungkasnya. (detik/JIBI)

redaksi@koransolo.co