LIGA PREMIER INGGRIS APA YANG KAMU PIKIRKAN, MOU?

LONDON—Aturan lockdown yang diterapkan pemerintah Inggris ternyata tak sepenuhnya dipatuhi, bahkan oleh pelaku sepak bola Liga Premier.

Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, dikabarkan telah melanggar aturan tersebut. Ia dan beberapa pemain Tottenham kedapatan berlatih di luar rumah.
Pandemi virus corona yang melanda Inggris dan Ero­pa memaksa Liga Premier dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Seluruh pemain juga diimbau mengarantina diri di rumah dan tak berkeliaran selama wabah berlangsung.
Meski demikian, tak sedikit pemain yang kedapatan melanggar aturan isolasi diri tersebut. Salah satunya datang dari beberapa penggawa Tottenham.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial, tiga pemain The Lilywhites tengah berlari berdampingan di wilayah Hadley Common, Inggris. Ketiga orang itu yakni Davinson Sanchez, Ryan Sessegnon, serta Tanguy Ndombele.
Selain ketiga pemain tersebut, Serge Aurier juga kedapatan tengah berlatih di luar. Bek Tottenham dan seorang rekannya berlari menggenakan jaket dan mengenakan sarung tangan. Dilansir dari dailymail.co.uk, Rabu (8/4), latihan yang dilakukan para pemain The Lilywhites itu kabarnya diatur sang manajer, Mourinho. Juru taktik asal Portugal itu juga terekam kamera tengah memimpin anak asuhnya berlatih di luar rumah.
Dikutip detik.com, Rabu, latihan yang di­lakukan Mourinho dan beberapa pemain Tottenham itu mendapat kritik dari para pengggemar di media sosial. Tak sedikit yang melontarkan kecaman kepada mereka lantaran te­lah melanggar aturan yang ditetapkan pe­merintah.
Kecaman atas tindakan Mourinho tersebut datang dari jurnalis senior Daily Mail, Piers Morgan. Morgan mengakui sangat terkejut melihat Mourinho secara terbuka mengabaikan nasihat pemerintah ketika negara mencoba untuk menghentikan penyebaran virus corona.
“Apa yang kamu pikirkan Jose? Apa yang kalian pikirkan para pemain?,” kata Morgan dalam wawancara dengan Susanna Reid di dailymail.co.uk, Rabu.
Wali Kota London, Sadiq Khan, juga angkat bicara setelah melihat video tersebut. ”Masalah saya adalah pemimpin harus memberi contoh [baik],” ujar Khan kepada BBC Breakfast. ”Perhatian saya adalah terutama kepada anak-anak yang mungkin mendukung Spurs atau mengikuti sepak bola, mereka menonton gambar-gambar itu, mengambil kertas, menonton internet dan berpikir, ‘yah.. jika tidak terjadi apa-apa kepada mereka, mengapa saya tak melakukannya juga?,” ucap Khan.
“Yang ingin saya sampaikan dengan sopan dan santun adalah bertanya pada diri sendiri, apakah yang saya lakukan benar-benar diperlukan? Dan jawabannya adalah tidak, tidak perlu berlatih dalam jarak dekat dengan pemain lain, yang mungkin membawa virus, dan apa yang Anda lakukan adalah secara tidak sengaja berpotensi menyebarkan virus secara tidak sengaja. Anda seharusnya tidak melakukan itu,” ucap Khan.
Mantan bos Tottenham, Harry Redknapp, yang ditanyai dalam talkSPORT, Rabu pagi, juga berkomentar soal tindakan Mourinho. Redknapp menyatakan akan lebih elegan apabila para pemain Spurs menggunakan fa­silitas di tempat latihan mereka.
Setelah mendapat kritik dari berbagai pihak, Mourinho menyampaikan permintaan maaf­nya. ”Saya mengakui tindakan saya tidak sesuai dengan protokol pemerintah dan kami hanya boleh melakukan kontak dengan anggota keluarga kami. Sangat penting kita semua memainkan peran kita dan mengikuti saran pemerintah untuk mendukung para pahlawan kita di NHS dan menyelamatkan nyawa,” ucap Mourinho.
Meski demikian, Mourinho beralasan dia dan Ndombele tetap menjaga jarak yang diperlukan selama sesi latihan mereka. (JIBI)

Tri Wiharto
redaksi@koransolo.co.id