Bunda, Ini Dampak Akibat Malas Mandi

Saat #DiRumahAja dalam kondisi pandemi Covid-19, mungkin Anda lebih malas untuk mandi. Alasannya sederhana, Anda tidak perlu pergi ke luar rumah atau tidak perlu bertemu orang lain, sehingga Anda berasumsi mandi tidak terlalu penting.
Padahal secara tidak langsung, mandi dapat membersihkan tubuh Anda dari kuman, bakteri, debu, keringat, dan minyak yang menempel di kulit seharian. Lalu kerugian apa yang terjadi jika Anda malas mandi?
Selain dapat membersihkan tubuh Anda, mandi ternyata memiliki banyak manfaat, salah satunya manfaat kesehatan. Dalam jurnal dari NCBI berjudul Physical and Mental Effects of Bathing: A Randomized Intervention Study ditemukan fakta bahwa mandi memiliki efek fisik maupun mental yang baik pada tubuh.
Kegiatan tersebut mampu mengenyahkan rasa lelah, sakit, stres bahkan memberikan senyuman bagi mereka yang melakukannya. Nah apabila Anda jarang mandi, berikut dampak buruk yang akan menimpa tubuh Anda seperti menyadur dari Liputan6.com, Rabu (22/4):
Infeksi Kulit
Ketika Anda sedang beraktivitas, tidak jarang membuat kulit Anda terasa lengket akibat keringat. Keadaan ini karena adanya bakteri dan mikroorganisme yang menumpuk di kulit Anda. Melansir dari Wired, James Meadow, salah seorang penulis jurnal mikroba, PeerJ, menyebutkan setidaknya tiap jarak satu centimeter di kulit Anda, ada ribuan bakteri di dalamnya.
Bakteri tersebut kemudian menyebabkan rasa gatal di area kulit, dan saat Anda tidak tahan untuk menggaruknya, hal ini dapat menyebabkan kulit Anda terluka. Dan jika dibiarkan memungkinkan terjadinya infeksi pada area kulit yang digaruk.
Sarang Jamur Kulit
Keringat yang dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan permasalahan kulit lainnya. Menurut dr. Holly L. Phillips, dokter penyakit dalam dari New York, pori-pori yang tersumbat akibat jarang mandi dapat menyebabkan masalah kulit. Seseorang akan rentan mengalami iritasi, eksim, serta infeksi bakteri dan jamur.
Maka dari itu, orang berkeringat dan tidak langsung mandi, akan menyebabkan tumbuh suburnya jamur. Akibatnya, panu, kadas, kurap, serta permasalahan kulit lainnya tidak dapat dihindari, maka dari itu penting bagi Anda untuk tetap mandi dan berganti pakaian setelah berolahraga.
Mudah Terserang Penyakit
Selain menyebabkan gatal, bakteri tersebut juga berpotensi mempermudah Anda terserang penyakit. Jika Anda malas mandi, bakteri yang awalnya berada di permukaan kulit dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Misalnya saaat Anda menggaruk permukaan kulit yang gatal, bakteri akan berpindah ke telapak tangan.
Lalu, secara tidak sadar ketika Anda menggaruk hidung, maka bakteri akan menyusup ke dalam saluran pernapasan. Bakteri tersebut nantinya akan bermutasi dan dapat membuat Anda terserang flu dengan mudah.
Bau Badan
Sudah bukan rahasia lagi, jika Anda jarang mandi maka masalah yang sering muncul adalah bau badan. Bau badan ini, lagi-lagi disebakan karena penumpukan jumlah bakteri yang tidak sedikit. Alhasil, bakteri pada kulit yang jarang dibersihkan dapat menimbulkan banyak sekali bau yang tidak sedap.
Menurut jurnal Microbiome yang dirilis pada 2018, beberapa bakteri yang diasumsikan dapat menyebabkan bau badan adalah Staphylococcus hominis, Staphylococcus epidermidis, dan Cutibacterium avidum. Walaupun kemungkinan masih memiliki bau badan setelah mandi, namun tidak akan separah saat Anda tidak mandi. Selain itu, bau badan yang tidak sedap akibat malas mandi juga dapat mengurangi rasa percaya diri dan menganggu kegiatan Anda.
Kulit Kering
Kulit manusia cenderung memproduksi minyak. Dalam tulisan verywellhealth.com, minyak tersebut berfungsi agar kulit dan rambut Anda lembap. Namun, hal tersebut nyatanya tidak cukup, tubuh Anda masih membutuhkan air dari luar untuk prosesnya.
Apabila keadaan ini dibiarkan, Anda dapat menderita penyakit kulit eksim. Namun tidak usah khawatir, Organisasi Eksim Nasional merekomendasikan untuk mandi setidaknya sekali dalam sehari. Hal ini berguna untuk mendapatkan kulit yang lembap. Selain itu, perhatikan juga durasi mandi agar tidak terlalu lama dan jangan menggunakan air panas.(Jeda.idRia Sari Febrianti)

redaksi@koransolo.co